Reaksi emosional terhadap stress
Pernahkah kita pulang dari pekerjaan ,tiba-tiba anda merasa kelelahan dan seperti tidak mau digangu atau melihat adik , anak,atau keponakan kita berlqari-lari sedang bermain – main tapi kita tidak merasa tidak nyaman atau kesal .kita marah-marah.dan pada suatu ketika menyalakan komputer tiba-tiba komputer tidak nyala-nyala dan dengan spontan kita memukul compi tersebut. Itulah salah satu reaksi emosional terhadap stress.
Berikut reaksi emosi terhadap stress
* Merasa tertekan
* Merasa tegang dan tak dapat tenang
* Merasa kosong
* Merasa takut terus – menerus / khawatir
* Lekas marah dan selalu mengeluh
* Merasa selalu ada konflik
* Frustasi dan bersikap amat agresif
* Gelisah dan peningktan ketidak mampuan berkonsentrasi/meyelesaikan tugas dengan segera
* Lekas sedih
* Lekas naik darah ,murung dan curiga
* Tidak mampu untuk mengambil keputusan
* Selalu melarikan diri dari masalah
* Takut cepat pingsan dan takut akan kematian
* Takut akan cercaan orang / Kegagalan
* Kurang mampu untuk merasa bahagia dan kurang mampu segala hal
Bila ini terjadi pada diri kita atau kita lihat pada orang lain atau orang sekitar kita maka yang tepat adalah bersikap tenang , santai .Ambilah nafas panjang aturlah perlahan nafas kita .Percayalah bahwa kegagalan , merasa tertekan dengan pekerjaan ,kesulitan hidup ,apapun problem hidup kita adalah ujian hidup kita yang pasti terjadi dan hadapilah da berbicaralah dengan kawan , istri kita , sahabat kita, orang tua kita atau siapapun yang merasa anda nyaman untuk membicarakannya . Dan bila semua orang merasa orang tersebut tak mampu. Bicaralah dengan nuranimu dan tentunya
sang Khalik maka pasti Allah akan mendengar perkataanmu.Semoga

Kadang jika emosi udah memuncak, susah juga kendalikan diri kita. Tapi kalo emosi itu, sering diluapkan…jadinya ntar malah tidak baik. Hehehe…bingung juga yaaa….
Hanya urang-urang nyang rendah tawakkalnya sajalah nyang mudah berbuat atas reaksi stressnya itu Kawan. Dalam urusan dunia, kenapa harus dibuat stress, sedangken untuk urusan ngakerat nyang misih minim kita nggak pernah stress. Tul nggak?
stress merupakan energi luar biasa untuk bisa bangkit lagi kang…
menjadi manusia yang ideal memang sulit namun kita harus tetap berusaha sebaik mungkin. untuk urusan dunia emang jangan dipersulit memang. sukses untuk bapak-bapak ini.
tanpa setress, kehidupan akan berlangsung hambar loh…
dan orang lupa sama tuhan jika nggak ada setress…
Stressss….? Perbanyak dzikir, dekatkan diri pada Sang Maha Kuasa. Insya Allah hilang stress nya.
mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
hmm.. streeeessssssss.. depresi melanda kehidupan manusia saat ini.. manusia manusia yang terbebani di akal pikiran.. dan hatinya tidak hidup..
salam sayang
Kalo Bendol sih, sebelom narik nafas panjang, kebanyakan nyalain rokok dulu, baru bisa narik nafas dan bisa tenang…
Mungkin cara itu salah ya kawan?
apapun caranya mungkin itu menjadi lebih baik. Semoga di jauhkan dari stress . amien
Betul sekali Mas, menarik nafas panjang adalah cara sederhana dan paling ampuh meredakan tingkat kestressan… Pada saat membuang nafas maka saat itulah seolah-olah kita sedang membuang masalah yang dihadapi. Efeknya bisa dirasakan saat dada mulai longgar setelah membuang nafas.
Catatan yang bagus Mas…
Kalo aku ketika sedang seperti hal di atas. wuih rasanya pengen banting apa aja. tapi jika tiba-tiba pacarku datang hehe gak jadi deh bantingan
Baris terakhir tentu yang dimaksud shalat dan zikir. Ya. setuju sepenuhnya.
Stress adalah bagian kehidupan manusia dan orang yang kita cintai bila ada didekat kita akan mengurangi beban itu. dan shalat dan zikir adalah salah satu solusi , setuju
Huuuuuuuuuuffff..
Terima kasih Mas…
Saat bermanfaat bagi saya saat ini……… T_T
hal hal seperti itu memang harus dihadapi dengan sikap yang dingin, hati yang tenang dan jiwa yang menang. itu baru dinamakan kita merdeka atas diri sendiri, karena bisa mengunasainya
Mending happy aja deh daripada stress
Thanks ya….artikel simple yang padat dan penuh makna…. :0
Hal ini memang kita alami disadari atau tidak disadari ya ? Sekali thanks
kalo say biasanya takut mati…kalo dah gitu tiduran aja sambil mbayangin mati betulan sampe bener2 takut….abis itu reda sendiri….kapok kali yah rasa takutnya…..
Salam kenal Sahabat….
Maaf, saya datang hanya untuk meminta dukungan.
Memang saya ini hanya mantan manusia bejat, tapi sumpah Mas, saya sudah benar-benar insyaf, karena saya punya satu keyakinan bahwa saya pasti bisa berubah menjadi orang yg lebih baik.
Nothing Impossible, ndak ada yg ndak mungkin. Maka dari itulah kali ini saya akan berbagi sedikit kisah hidup saya selama masa transisi itu, dan melalui komentar ini, saya mohon berikanlah satu komentar saja untuk postingan saya, Mantan Copet Itu Akhirnya Jadi Seorang Pengusaha.
“Satu komentar Anda adalah seribu keping emas buat saya.”
Trimakasih Sahabatku.
Syukurlah sudah insyaf semoga terus di jalannya
Semoga
saya pernah ngebanting keyboard gara2 pas coding xml, flash, php, mysql ngaco terus. masalahnya ternyata saya kecapean, jadi engga fokus, hehehee…, hayu ah ngabuburit di bdg bro..
upami bade mah, ngabuburit ka kang asep sunandar, tepang sareng cepot, hehehee..
stress, terkadang bikin jiwa jadi labil……
yup benar…. efek samping yang seperti itu tak jarang akhirnya jika stress berkepanjangan membuat seorang emnderita sakit……..
benar.. berbicara dengan nuranimu, itu yang penting.
Ah terima kasih udah mengingatkan saya bahwa saya pun masih dilanda stress
bicara dengan nurani…
mengadu kepada-Nya.
salam..
apa kabar?
mantap! aku sering tuh ngalamin haha
wah ternyata gitu ya @kawan
pernah lo ngalamin kayak gini
haha…ternyata itu adalah ketegangan pikiran karena ada suatu masalah yang kita ngerasa sulit mencari solusinya yang akhirnya menjadi reaksi emosional
du…….h maluna
hatur tengkiu sharenya
aku jarang stress seeh alhamdulillah, semoga terus. yang penting mensyukuri nikmat yang telah diberikan
terimakasih mas dah ingetin, kayanya point2 diatas mulai terindentifikasi dalam diri
Aku kalau stress karena kerjaan biasanya akan lebih banyak diam, jarang senyum, dan selalu merasa khawatir/takut, dan yang paling gak enak nih jadi gak nafsu makan. Makanya semenjak udah kerja berat badan jadi susah banget buat nambah
biasanya kita selalu siap untuk berhasil tapi tidak siap untuk kegagalan2 kecil. maka nikmati setiap cobaan hidup ini menit demi menitnya
Iya,,, stress kadang menyelingi hari-hari engkaudanaku. Namun, kembali padaNya, adalah solusi terbaik.
Seluruh peristiwa baik atau buruk semuanya dikehendaki Allah Swt, agar kita mau kembali kepadaNya dan bersyukur. Allah pun meminta kita menjaga ketaqwaan dan kesabaran bukan saja ketika susah tapi juga ketika senang.
Salam,
nice info…. coba bantu dengan tehnik SEFT … semoga bermanfaat, kunjungi website kami juga ya
[...] Reaksi emosional terhadap stress [...]
[...] Reaksi emosional terhadap stress [...]