Kawanlama95's Blog

Cinta tak hanya kata-kata namun cinta adalah Tindakan

Sebuah catatan yang tertingal

Aku terus melangkah berjalan di kota yang penuh makna akan sebuah sebuah kenangan masa lalu yang mengahru biru di telan masa kini yang mengharu biru. Sebuah kata yang terus terngiang dalam otakku. Tawa kecil itu membuatku tak hilang dalam ingatku. Tatapan matamu membuatku tersadar arti sebuah tatapan, sebuah tatapan yang ragam makna. Aku terus berjalan hingga sampai ku pada sebuah bangunan kokoh dimana tempat ini setiap manusia siap meyucikan dirinya dan berbagi kepada sang maha mendengar maha melihat. Masjid … itulah dimana tempatku mengenang saat-saat indah yang tak terlupakan .

Aku terus berjalan mengitari kota tua itu sambil mengingat-ingat kenangan terindah , aku masih tergiang dalam ingatku ketika kita berjalan bersama menuju suatu tempat. berjalan-jalan keliling kota itu seperti masa yang indah seperti di hadapan mata. seperti baru kemarin kita berjalan-jalan .Setiap sudut kota itu kulihat satu persatu aku tak mengedipkan mata walau sedetikpun. Aku seperti melihat bayang dirimu seolah engkau tak jauh dariku.

Menuju kota kecilmu dari tempat yang kupijak tak terasa aku tersadar memasuki halaman rumahmu , kuketuk pintu itu dan ku ucapkan salam , dan seorang bapak dengan lembutnya menyambut salam dariku. Lalu kami bersalaman dan berpelukan erat sebagai.Orang tua ini memang seperti orang tuaku sendiri, kamipun duduk saling menayakan kabar , setelah itu banyak kata ku ucap .Ku hanya bisa terisak memandang wajahnya semua ku ucapkan kata maaf dalam diriku kepada sang bapak. Air mataku tak bisa terbendung lagi kata-kata ku seperti tercekat. Kutak mampu menahan tangis , tangis keharuan sebuah tangisan peyesalan . peyesalan yang tidak membuat waktu untuk kembali.

Aku terus melangkah dengan pasti keluar dengan seyum mengembang semua kata telah terlukis dan semua kata telah ku ucap tak ada lagi keharuan yang ada adalah sebuah kenangan untuk sebuah hari esok .

Sebuah catatan yang tertingal antara 1996 – 2002
102 KM dari tempat tinggalku sebuah kampung yang selalu memikat hatiku

26 Komentar »

kemanakah engkau pergi sahabat ?

Kemankah engkau pergi sahabat , ketika jiwa telah berpudar dalam peraduan kata sebuah kata tlah tergores dalam bingkai di maya maka aku katakan kepada hati nurani dimanakah diri ini. yang tak lama berkalang tanah. sebuah episode akhir kehidupan yang tak menentu arah. Bila daun – daun akan berguguran dan bunga-bunga itupun akan layu. Maka air akan selalu menjadi tumpuan kehidupan .yang tak mampu untuk di tolak

kemanakah engkau pergi sahabat, telah berjuta kata ku toreh dalam setiap bait-bait rinduku yang mengalun terus kutulis .apakah engkau mengerti apa yang telah kutoreh Sahabat? aku tidak memintamu untuk menjawab dalam lembar-lembar apa yang telah kutulis namun aku meminta apa yang menjadi kehendak nuraniku. walau kau telah pergi aku tidak meminta mu untuk kembali. akan kau biarkan engkau pergi walau badai itu tlah datang. aku melepasmu dengan suka cita tanpa ada peyesalan setelah kita bertemu. biarkanlah kehendakmu pergi bersama angan-angan yang kauhendaki gapailah mimpi-mimpimu dan kau tengok keatas bahwa mentari telah di atas kepala. Panas memang, hempaskan saja walau panas mentari itu nantipun mentari itu akan terbenan di bawa sang malam.

kemanakah engkau pergi sahabat, di alam lainpun aku telah berkata kepadamu biarkanlah diri ini menghapus jejakku dalam bait – bait yang terus kugores dalam kata-kata yang tak menentu, biarkanlah kata ini mengalir kedalam sukmamu yang kau sambut dengan hangat biarkanlah hariku begitu indah dan setiap kata yang kugores tak mampu membuat semuanya berubah. oh sebuah angan-angan kosong di siang bolong . Mimpi indah tentang  dunia nyata yang menharu biru. sebuah elegi kehidupan yang tak pasti .Biarkanlah orang lain menebak dengan nuansa asumsinya , biarkanlah analisa berkembang menjadi sebuah kata yang dinamakan fakta. Oh sebuah sebuah soft propaganda dalam dunia lain yang carut marut merintih kesakitan. tergelepar tertembak peluru tajam yang sudah bernama.

dalam diamku aku mengores untuk kalian yang diriku mengugat kalian kemana kalian pergi, aku disini terdiam seribu bahasa yang aku tak sangup untuk menahan semua goresan yang tak menentu arah. Walau aku masih sangup untuk tidak katakan apa yang sebenarnya terjadi. Aku masih sangup katakan tidak walau bara api melepuhkan kulitku,hampir pasti kukatakan kepada engkau sahabat. nuraniku  masih terbuncah walau hari – hariku hampir kutak sangup untuk menahannya. Oh idealisme yang membuatku miskin akan apa yang dinamakan Takdir

Sebuah catatan kecil dari sebuah persahabatan , kemanakah engkau pergi sahabat ?

59 Komentar »

rencana itu tak sampai

Rencana itu tak sampai Kembali hati ini resah dan gelisah menanti hari tak kunjung usai . Bahkan sebuah tulisanpun tak mampu kugores , entah ada apa dengan diriku? Malas rasanya menulis dengan apa yang sesuai dengan perencanaanku, Bahkan akupun sudah merancang tulisan hingga 30 tulisan, ya untuk satu bulan penuh tinggal ku buat di schedule tapi heran semua yang direncanakan . Tiba-tiba jadi tidak dijalankan, Tentu sahabat semua bertanya-tanya kenapa? Ya itulah sebuah perencanaan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. dan seringkali yang tidak direncanakan di luar perkiraan kita sendiri. Itulah rencana dan kehendak yang terjadi

Sebuah awal yang baik bila segala sesuatunya direncanakan pada tahap ini tentunya merumuskan apa yang menjadi tujuan2 yang akan dicapai dalam hal apa saja. dan rencana disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan untuk melaksanakan apa yang akan di lakukan. Setelah rencana itu telah matang maka adalah sebuah kewajiban untuk melakukan apa yang menjadi rencana. dan akhirnya waktulah yang akan menjawab. Miris memang melihat apa yang menjadi rencana tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Tapi memang itu faktanya , memang kita manusia mau apa. Bila ini sudah terjadi. Sering kali kita menyalahkan apa yang telah terjadi , padahal kalau di analisis pasti ada yang kurang dari apa yang kita lakukan . Keinginan terkadang perlu di redam lah tapi mimpikan boleh, kan gratis mosok ga boleh. Tapi kalau mimpinya berlebihan malah nanti jadi panjang angan-angan alias ngayal mulu. iyakan

Sudah terbiasa dengan hal yang tak direncanakan , atau sudah terbiasa dengan apa yang direncanakan? bisa di jawab sendiri .

Aku sebenarnya terbiasa dengan perencanaan walau terkadang rencana tidak didetailkan kedalam sebuah kertas , banyak sudah yang direncanakan sesuai dengan apa yang diinginkan. walau ada banyak juga yang direncanakan tidak sesuai dari kehendak kita. namun bila rencana itu sudah gagal maka kita buat lagi rencana itu lagi dan terus diulang sampai rencana itu tercapai tapi gimana kalau gagal lagi. ya rencana lagi. begitu seterusnya sampai mati.

Dikeheningan malam ini, dalam dunia maya ini aku sudah merecanakan hal2 yang sifatnya strategis bahkan sampai teknis sekalipun . Hingga kadang orang lainpun yang mengenal aku akan geleng2 kepala . emang apaan rencana . Sory kawan nga usah dipikirin nanti pusing sendiri. Toh aku nulis ini merdeka kok nga ada dibawah tekanan orang atau apapun.

Rencana itu … hampir mendekati deadline , oh waktuku engakau tak akan kembali lagi. waktu begitu cepat seperti angin ,
Biarkanlah rencana itu tetap berjalan dan mentaripun tetap masih terbit dari timur. akupun tak tau kapan mentari itu akan terbit dari barat.
dan akhirnya waktu ini telah sampai walau rencana itu tak sampai
12.00 24 september 2009 :(

78 Komentar »

Sepi sendiri sunyi cinta

Sepi sendiri sunyi cinta

Resah hati walau tak mampu di bagi
Gusar tak ada kawan datang
meyambut hari nan sepi
gemparkan ruang rinduku

Hempaskan diri kedalam laut yang tak berpenghuni
semburat asa di dada yang tak mampu tuk katakan…
gelisah menghampa tanpa kata
gerbang hati yang tertidur

larut wajah kusam tak pengaruhi keheningan malam
gemertak tubuh bergetar keras
menyambut hari-hari yang mencekam
gapai harap tak katakan ….

Aku ingin engkau katakan
sesuatu yang indah
di keheningan malam
kata itu berarti bagiku

yaitu ….
cinta

20 Komentar »

belajar dari kemiskinan di hari raya idul fitri

ketupatRasa bahagia meyeruak hadir dalam setiap insan , meyambut gema takbir berkumandang, di sela gemericik hati bernuasa indah mengalun di pagi hari. Ketika kemilau pagi meyapa dalam buaian kalimahMU, Allah . Aku terpekur memandang jama’ah dari berbagai sudut. Terlihat jelas , seyum-seyum yang bahagia hadir dalam semerbak kegundahan Saudara kita yang lain. Khutbah Idul fitri mengungkap realitas sosial masyarakat yang nota bene jauh dari apa yang dinamakan kesejahteraan . Miskin adalah sebuah fenomena klasik dari zaman kezaman . Ketika ini menjadi halangan untuk beribadah maka siapakah yang bertanggung jawab dari realitas sosial saat ini. kata yang tepat adalah adalah belajar dari kemiskinan di hari raya idul fitrisebuah kisah sedih menyambut kesabaran diri. oh empati sebuah keharusankah.

Berbagi adalah kata yang mudah diucapkan dan ditulis di berbagai blog. Ini sebuah niatan awal yang baik untuk setiap diri untuk mensugest kepada diri agar kita memikirkan apa yang menjadi kekurangan orang lain. Harta dan sejenisnya memang bukan teramat penting namun ia

menjadi penting bila mana karena hata tersebut bila ada menjadi tiada. Contoh pergi haji .apakah sampai bila kita tidak mempunyai dana bisa  ke mekah . lah kan daftarnya pakai dana.Sudahlah ini menjadi  sebuah kerangka berfikir agar kita menghargai apa yang dinamakan proses pencarian rezeki.

Aku jadi teringat ketika itu aku bertakbiran di kampus Unri di masjidnya hingga aku berlebaran disitu walau keluarga besar kawanlama95 memang cukup banyak di riau terutama Pekanbaru tapi aku lebih memilih untuk bertakbiran di masjid kampus unri yang telah sepi ditingal oleh mahasiswanya karena pulang kampung . kami hanya bertiga aku orang Bogor satu lagi dari Bandung dan satu lagi Tanjung pinang. Singkat cerita kami belom makan ketupat sampai jam 12 siang …. ywah ini sebetulnya hal yang kecil toh kami sebetulnya bisa makan di Rumah makan ataupun di family kami namun ada pada saat itu ada nuansa yang berbeda saat itu . tapi kami mencoba untuk sabar dan merenung dari situ timbul sebuah kata sependeritaan dan ternyata menambah kuat diantara kami .

Aku jadi teringat kembali ketika di salman ITB seorang mahasiswa yang terbengkalai skripsinya karena tak ada uang kiriman dari pihak keluarga. karena orang tua mereka tak mampu lagi untuk membiayai. Aku mendengar semua yang ia ceritakan hingga ia berkata ” saya sudah terbiasa tidak makan 2 hari namun hari ketiganya biasanya lemes . HMMM inikah contoh klasik sebuah kemisikinan di tengah-tengah kita.

Sahabat ….

ditengah keriangan ini tentu ada kegelisahan ada kesedihan,keharuan datang silih berganti hidup dan rodapun selalu berputar hingga ia akan berjalan sesuai irama langkah yang ia mau. Langkah itu terus berjalan sampai pada puncaknya perjalanan yaitu kematian yang tak tau kapan ia akan datang. Walau diri menghiba sedang jiwakan gelisa maka apa yang kita tuntut terhadap diri ini. bila diri tak bergerak menuju arah yang dikehendaki maka sebuah kata yang tepat di pagi ini adalah Bergerak tak pernah mati . Maka belajar dari kemiskinan di hari raya idul fitri adalah perlu dan penting ,agar kita lebih mawas diri dan mau melihat saudara kita yang kurang beruntung ,semoga menjadi renungan di hari ini.Amien

87 Komentar »

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Batin”

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Batin” itulah kata yang tepat di hari ini, Ketika takbir,tauhid dan tahmid di kumandakan segenap asa telah dilalui sebuah keindahan dalam bulan yang penuh berkah ini. Sebuah kisah romadhon yang sangat berarti dalam diri. Sebuah keteranjuran di dunia maya yang banyak sebuah sisi yang perlu di telisik lebih jauh. Sebuah karya yang spektakuler bagi kawan-kawan semua, kreativitas yang tak ternilai,persahabatan sejati yang tak mengenal suku,agama atau ras sekalipun.dan ketika profesi tidak dituntun kepada atasan atau bawahan. Maka timbulah sebuah pengharapan dalam setiap doa yang kupanjatkan tuk berbagi untuk sahabat semua. selalu ada cinta dalam kesendirian sekalipun walau sunyi kadang membuatku haru oh eligi persahabatan yang tak pandang bulu. Walau kadang kegelisahan datang meyapa tetapi ada engkau sahabat yang setia menemaniku dalam kesendirian diriku.

kartu lebaran favorit

Tersentuh hati tuk katakan kepadamu dalam setiap sudut dan ruangku , aku ingin katakan bahwa aku mencintai kalian semua tak mampu kulukiskan kata-kata kepadamu dalam setiap bait yang kutulis dalam keriangan malam di takbiran ini , aku tetap berbagi dengan kalian semua, hari yang selalu kubuat indah untukmu sahabat, dan tidak pernah kukatakan aku membencimu aku ingin bertemu denganmu namun tidak untuk saat ini walau hatiku selalu membuncah tuk bertemu kalian semua.

Dimalam dingin yang merabah pagi aku ingin katakan kepadamu sahabat semua  yang kucintai

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Batin
“Taqabbalallahu minnaa wa minkum. Taqabbalallahu yaa kariim. Waja’alnallah.

Wa iyyakum minal ‘aidiin wal faa iziin..
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Batin”

Amir Azzam

96 Komentar »

Bertakbiran …

Bertakbiran … hanya tingal mengitung jam dari  sekarang. waktu terus bergulir hinga setelah magribpun kita akan mendengar dan bertakbir tepat waktu syawal datang. Dimana seluruh pelosok negri dan bahkan seluruh dunia akan bertakbiran sebuah keharuan di penghujung romadhon kali ini. Sebuah kata akan terucap di awal nanti yaitu kalimah takbir ,tauhid, dan tahmid . Semoga kita dapat menyambutnya dengan kebahagian dan keharuan . Begitu besar nimat-nimatnya sehinga kita akan merindukan kalimah tersebut.Dan tanda bukti kesyukuran kita. Mari wujudkan dengan mendatangi masjid – masjid atau mushola-mushola dimana tempat kita berada. Bersegeralah

“….dan hendaklah kamu membesarkan nama Allah, karena mendapat petunjuk-Nya dan supaya kamu bersyukur.”
(Q.S.al-Baqarah:185)

Takbir berarti suatu ikrar atau janji yang menyatakan bahwa Allah Maha Besar, Maha Mengetahui, dan Maha Segala-galanya. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Lailaha illallahu, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilhamd .Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Lailaha illallahu, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilhamd.Maha besar Allah ! Tidak ada tuhan melainkan Allah ! Dan kepada Allah tertuju segala puji dan syukur.

Allahu Akbar kalimah takbir untuk mengagungkan Allah s.w.t. Lailaha Illah
kalimah tauhid untuk mengesakan Allah s.w.t. Walillahilhamd
kalimah Tahmid untuk mensyukuri segala ni’mat, yang telah dianugerahkan Allah s.w.t.

Ada keharuan di subuh tadi ketika sang ustad meyampaikan kuliah subuhnya, mari kita saling bermaaf-maafan semoga di hari yang baik ini kita buka pintu-pintu maaf untuk siapapun orangnya dan mari saling bermaaf-maafan . Semoga ibadah kita diterima disisi Allah.Amien .Mari kita sama-sama ke masjid tuk bertakbiran dimalam penuh keharuan dan kesyahduan , mariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

32 Komentar »

Mengulang kehidupan yang indah sebuah keniscayaan

Mengulang kehidupan yang indah sebuah keniscayaan, ini adalah kata yang tepat atau bisa dikatakan optimis. Memandang  hidup ini memang sudah  sepantasnya dengan terseyum, ya dengan badan tegak lurus kedepan kepala agak sedikit ke atas dan berjalan dengan kokohnya. Itulah hidup penuh dengan semangat. ia berjalan dengan penuh keriangan tanpa dibuat-buat dan terus berjalan sampai menemukan perhentian yang tepat tuk beristirahat. Bergerak terus seperti motto di wordpressku ini kukatakan:

sesuatu akan terjadi bila kita mau maka bergerak adalah sebuah kewajiban. Dan bergerak tak pernah mati. sebuah renugan romadhon yang perlu di apresiasi untuk kita semua.

Gelombang kehidupan ,silih bergantinya waktu apapun namanya selalu menampakan wujud nyatanya kehidupan. Acapkali proses kehidupan manusia tidak selalu seperti apa yang di cita-citakanya pada saat lalu. Ia datang secara tiba-tiba mengagetkan setiap orang yang hadir.  Pada saat tamu tak diundang itu datang. Tapia ia juga datang secara perlahan namun pasti seperti apa yang menjadi impian setiap orang. Ia itu adalah takdir yang telah terjadi. Sebuah pristiwa atau keadaan yang sedang terjadi. Ada kalanya kita senang tapi juga mendatangkan kesengsaraan bagi kita yang tak menerima takdir tersebut. Tapi tidak semua takdir itu adalah tak diundang. Banyak hal yang justru kita undang. Apakah ketika orang yang berbuat maksiat lalu ia bersenang-senang bergelimang hawa nafsu apa ia tak tahu akan akibatnya, apakah ia tak mempunyai akal ketika memilih kemaksiatan sebagai teman hidupnya tentu saja semua itu dalam keadaan waras. Semua itu pilihan hidupnya. dan apakah patut untuk meyesal . Inilah resiko yang dihadapi sebuah peyesalan memang lahir belakangan.

Bila suatu masa kita merasa lebih nyaman dan merasa lebih baik dari sebelumnya karena berdasarkan fakta yang terjadi kehidupan saat ini merasa tidak lebih baik dari yang dulu maka sudah sepantasnya melakukan sebuah intropeksi diri.Tak ada salahnya mengingat masa lalu sebagai landasan untuk berbuat lebih baik lagi.Istilah kata zaman keemasan pribadi . Coba telisik lebih dalam, apa yang membuat diri ini berfikri bahwa masa lalu masih lebih baik dari saat ini. renungkanlah …..

Kata yang tepat adalah mengulang kehidupan yang indah , ikutilah alur sejarahnya . Yang membuat kehidupan masa lalu lebih indah. Karena pada dasarnya saat ini adalah pengulangan masa lalu hanya berbeda waktu dan keadaan serta situasi zaman. Artinya keadaan masa lalu bisa terjadi lagi. Bila apa yang membuat itu indah di ulang lagi sesuai dengan kondisi saat ini. Apakah itu bisa terjadi ? bisa saja bila ada kemauan , dan keyakinan dan tentu ada kesabaran disitu. Pasti ada jalan menuju hari ini , esok atau lusa kepada hari yang lebih indah  yaitu: Mengulang kehidupan yang indah sebuah keniscayaan pasti (Insya Allah) sebuah renungan romadhon bergerak tak pernah mati dan sesuatu akan terjadi bila kita mau maka bergerak adalah sebuah kewajiban

29 Komentar »

Pertaubatan sebuah nurani akhir dari masa lalu

Alunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar cukup jelas dari masjid dekat rumahku, mengantarkan diri pada perenungan hakikat kehidupan yang hakiki. Sebuah kisah klasik anak manusia yang selalu menjadi kisah sepanjang masa, yaitu Pertaubatan sebuah nurani akhir dari sebuah masa lalu. Ketika masa lalu menjadi sebuah kenangan, dan kenangan itu membekas menjadi sebuah prolog dari sebuah kesadaran diri yang mengangungkan maka sebuah simbolisasi pertaubatan akan meluncur bagaikan anak panah yang keluar dari busurnya maka hakekat kehidupan yang hakiki telah di tabuh dari seorang manusia yang dikatkan beriman.Sebuah renungan romadhon dalam penghabaan diri kepada khaliknya .

Firah diri yang suci akan mengantarkan diri ini kembali kepada kesucian diri. dalam menuju proses tersebut memang tidak semulus, seperti orang membuang sampah,di lempar ke dalam  di tong sampah dan tidak semudah itu, sampah harus disapu dikumpulkan menjadi satu, sampah-sampah yang kecil harus dipungut agar tidak terlewat. setelah itu di cek lagi apakah semua sampah yang mau kita buang apakah masih ada apa belum. setelah semuanya terkumpul maka dibuanglah sampah tersebut. Begitu juga sebuah pertaubatan merupakan sebuah proses. Mengkristalisasikan energi pertaubatan tidak serta merta akan timbul  begitu saja. Ada rancangan hati yang ingin berubah namun sering juga proses tersebut tidak berlaku bagi Allah karena apa banyak kisah yang spektakuler sebuah pertaubatan terjadi karena sentuhan kecil dari sebuah titik nurani. Ketika hanya melihat orang berjalan ke Masjid dengan seyuman ikhlas. atau ketika seorang pemulung membaca Qur’an disela-sela istirahatnya ataupun hanya seorang tukang becak yang tak mau di bayar karena hanya ingin bersodakoh kepada penumpangnya karena ia tidak bisa bersodakoh dengan uangnya. Hal ini mungkin sepele tapi itu besar bagi orang yang sudah tersentuh hatinya.

Ketika proses itu berjalan, sebuah inisiatif harus dilakukan bagi orang – orang disekitarnya untuk membagi kebahagian dalam sebuah proses perubahan. Karena apa tidak semua pertaubatan akan mengalami kemajuan. Kenangan-kenagan yang tak terlupakan akan hadir menghibur dir, mengajak untuk kembali kepada masa lalu yang hitam pekat , hawa nafsu akaan terus menjadi teman hingga apa yang menjadi keinginan itu tercapai. Disinilah dorongan niat yang kuat akan membendung untuk menahan keinginan-keinginan yang diangap tak layak untuk  dilasaksanakan.sehinga pertarungan antara nurani dan nafsu akan terlihat smapai diujung kematian.Itulah yang dinamakan proses sebuah pertaubatan yang akan berakhir hingga sisa waktu kita habis ditelan bumi. Maka bergerak tak pernah mati adalah sebuah nurani yang terus dipupuk sampai darah ini berhenti.

Sahabat tentu ada kegelisahan bagi kita semua yang mengaku beriman dan tidak patut kiranya kita merasa nyaman bahwa diri ini sudah berubah. Apa yang telah berubah saudaraku bila kita tak mampu memaksimalkan ibadah kita di bulan suci ini. Masihkah kita mengawang-ngawang dilangit ketujuh hanya sebuah niat saja. Apakah kita tidak gelisah bahwa romadhon akan berakhir dan waktu sisa kita akan berakhir. dimanakah diri ini yang hanya berdiam diri saja. Munafikah kita bila kita adalah orang-orang yang cukup paham tapi dalam praktek sosial kita jauh pangang dari api. Hanya orang-orang yang bodohlah yang merasa nyaman terhadap diri. mari segera lakukan Pertaubatan sebuah nurani akhir dari sebuah masa lalu, bersegera menuju ampunannya. Dalam sebuah renungan romadhon dalam penghabaan diri kepada khaliknya .

59 Komentar »

Di penghujung romadhon sebuah perjalanan seni pengungkapan hati

Mendegar imam yang membaca kan ayat suci Al-Qur’am. Hati ini tersentuh hingga bulu kudukku merinding,tergetar, sehinga diri menangis sesegukan betapa lantunan ayat-ayat suci itu begitu indah terdegar dan membuat hati merasa sedih di tingalkan Romadhon.Di penghujung romadhon yang membawa makna tersendir berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Sebuah perjalanan seni pengungkapan hati, dalam pencarian menuju fitrah kesucian diri. Ketika hati diselimuti kabut hitam yang pekat dan jiwapun entah terdiam atau hanya sekedar bergerak kecil tak menentu arah.Kemana engkau akan berjalan,apakah menuju langit atau hanya berdiri kokoh dengan angkuhnya membentuk sebuah bangun yang dinamakan kesombongan. Ah egois diri yang tak berdasar bagi diri yang mengaku muslim.Sebuah renungan romadhon yang membuat hati untuk tertaut kepada khaliknya kah?

Sebuah perjalan  seni pengungkapan hati tak selalu mendapat respon positif oleh diri. Karena berselimut kabut hitam yang pekat. Untuk dapat merespon itu semua perlu adanya keikhlasan diri untuk berbagi kepada hati nurani. Momentum romadhon adalah tepat karena romadhon adalah bulan dimana Allah memberikan semua kasih sayangnya di bulan ini. Dimana di bulan ini jiwa-jiwa ini tertunduk malu melihat keegoisan diri merajut  seperti anak kecil merajut meminta sesuatu kepada ibunya. Meyentuh hati yang hitam pekat perlu sebuah kreatifitas diri yaitu dengan cara bertafakur mengingat apa yang telah diberikan diri ini untuk diri sendiri , orang-orang terdekat. lihatlah mereka yang telah banyak berbakti terhadap keluarga ,orang lain (masyarakat) bahkan kepada negara. Lihatlah orang sekitar kita yang segenap waktunya di habiskan hanya untuk mengangkat jiwa-jiwa lusuh untuk menjadi pribadi yang kokoh. Mereka tanpa pamrih hanya ingin membumikan kebaikan dalam tatanan masyarakat. Yang nota bene banyak tergelincir dari asyik masyuknya kehidupan dunia, yang dinina bobokan oleh harta dunia serta dengan segala pernak perniknya. Oh sebuah perjalanan hidup yang yeng tak berakhir dalam keegoisan diri yang tak berdasar.

Ketika momentum romadhon kembali kepada fitrah kesucian diri. Maka tak ayal harus disambut mesra oleh nurani dan terus di bangkitkan sampai puncak tertinggi hingga mencapai langit ketujuh. ketika jiwa – jiwa ini tersentuh oleh langit maka tergetarlah hati ini dan membuat bulu kuduk merinding karena sebuah kesadaran diri. sebuah capaian nurani yang harus di ejahwantahkan dalam hari-hari yang nyata tidak saja sebagai simbol peyucian jiwa di bulan romadhon ini. Maka keberagaman sebuah keinginan terus harus di kawal hingga nurani ini terbentuk. Bukan hanya saja di  bulan romadhon ini namun sampai kepada bulan-bulan berikutnya, Ah apakah hanya sebuah utopia atau hanya sekedar mimpi di pagi hari.Tak ayal,  apakah ini sebuah simbol atau bukan tapi merupakan sebuah perenungan dan momentum di bulan suci walau ini di penghujung romadhon sebuah perjalanan seni pengungkapan hati . Maka bersegaralah menuju ampunannya, amien. Semoga menjadi sebuah renugan romadhon yang membuat hati untuk tertaut kepada khaliknya.

53 Komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.