Kematian kata – kata


Aku cukup sulit menulis semua ini disini tapi ku coba untuk kuungkapkan.

Kata – kata kadang tidak mampu untuk mengungkapkan semua pemikiran yang ada di kepala kita. kata – kata juga tak dapat berbuat apa yang yang selalu menjadi kehendak kita.ketika hati selalu ada gelisah, ada sepi di tengah keramaian .ada keinginan yang selalu ingin bersama.

Oh sahabatku setelah ku membaca semuanya ada keharuan dilintas hatiku menerawan indahnya dunia , ada asa mengelayut hatiku yang selalu berbunga – bunga hadir setiap deyut nadiku. Amboi mimpi itu menjadi nyatakah atau hanya sekedar impian

sekali lagi kata – kata memang tak mampu menembus hatimu yang diselimuti angin yang menghembus ruang dan sudut. Aku disini dalam kata-kata hanya mampu mendorong dan berdoa untukmu sahabat semoga Allah bersama kita selalu . Ada harapan selalu ada untukmu. dan maaf bila kata ini tak mampu menembus hatimu.

kawan …

itulah sedikit kata – kata yang tak mampu menyampaikan pesan bijak, kadang kata hanya mampu berkata – kata besar kita hanya mampu bicara besar , kata hanya mengelayut dilangit – langit yang ketujuh yang tak mampu di aplikasikan dalam kehidupan nyata.bicara lah yang membumi biar semua orang tau.sekali lagi kata – kata hanya untuk diri sendiri.

hari ini hanya aku katakan bahwa kata – kataku telah mati ditelan bumi aku disini hanya berkata itulah kawan hidup tak selalu berkata- kata, hidup adalah tindakan nyata. aku takut dicap sebagai orang yang hanya mampu berkata tapi tak mampu melaksanakan apa yang menjadi kata – kata.

untuk itu mari kawan yang membaca tulisan ini mari kita sama – sama untuk mampu dan melaksanakan dengan sepenuhnya apa yang telah kita tulis. Apakah mau kita di bilang orang munafik setelah setelah ocehan kita keluar kemana saja.

Aku merenung dalam hatiku , moga aku tak tergelincir oleh kata-kataku sendiri di pagi yang indah ini. aku ingin katakan terima kasih atas perhatiannya selama ini kepada sahabat-sahabatku yang mau sudi kiranya untuk membaca dan merespon tulisan ini , karena engkau aku selalu hadir dan selalu ingin berkata-kata. terima kasih atas perhatiannya yang mengirim email .baik pembaca di wordpress maupun di blogspot.

terima kasih untuk semuannya

Wassalam


12 respons untuk β€˜Kematian kata – kata’

  1. πŸ™‚ lama sekali kawan tak melihat tulisanmu..apa kabarnya kawan?..senang bisa berjabat dalam kata-kata. Semoga kau izinkan aku untuk berbagi beban dalam cerita.. πŸ™‚

  2. tak layak bagiku untuk berkata banyak kawan 😦
    aku khawatir kata-kataku terlalu vulgar hingga menjadi jemu setiap orang yang membacanya.
    hanya kata maaf yang aku sampaikan bila terlalu banyak noda dari setiap baris yang aku tuliskan.

    salam hangat dalam dimensi persahabatan
    *blue mode on* πŸ˜€

  3. malam bang.
    namun yang dipertanyakan angka empat yg terakhirnya mana bang…………
    maklum inibeda dengan bluethunderheart (meski orangnya tetap sama sama manizzzzzzzzz)
    salam hangat dalam dimensinya blue

  4. Aku menulis untuk mengingatkan diriku sendiri dan kucoba sedikit mungkin membanggakan diri (walaupun kayaknya masih banyak yang tertera tanpa kusadari). Namun kucoba sebanyak mungkin tulisanku menginspirasi.

    Jika mas kehilangan kata-kata lakukan apa yang nabi dapatkan pada wahyu pertamanya “Iqro” (Bacalah)…buku, alam..atau apapun yang tertangkap indera. Selamat mencoba.

  5. Ψ§Ω† Ω„Ω„Ω‡ ΩˆΨ§Ω† Ψ§Ω„ΩŠΩ‡ Ψ±Ψ§Ψ¬ΨΉΩˆΩ† semoga segala perkataan baiknya diterima disisinya dan semua kata – kata sampahnya bisa diampuninya. dan mungkin bisa didaur ulang oleh malaikat.yang telah lalu adalah mayat dan simpan saja di dikuburan. biarkan rasa sakit hati ditelan oleh bumi dan menguap oleh panas siang. sudah kawan tinggalkan kata2mu yang wafat semoga tenang di alam sana….hahahahahahaha
    πŸ˜› πŸ˜€ πŸ™‚

  6. IMHO
    kadang segalanya tidak harus diungkapkan dengan kata..,
    kadang kediaman lebih bisa menghardik seseorang untuk berbuat seseuatu..

    wahhh baru tahu blog yang sangat sarat makna ini..,

    pak walau anda berkata kata anda telah mati.., tapi yang kutangkap adalah malah kata itu hidup dengan kematian yang bapak citrakan.., kata itu hidup dalam citra..

    selamat berkata kata…. SEMANGAT!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s