Puisiku yang tercecer di dunia Maya


BERBAGI WALAU TAK MERUGI

Ada yang berbagi walau tak mampu merangkai kata
Kata yang bijak berawal dari hati yang tulus
andai kawan tak mampu berbagi
duduk sendiri lampangkan jiwa

Tengok hati sunyi sendiri
gegap gempita ringankan beban
andai kawan berbagi hati
alangkah indah jabat jemari

Langkah tegap jalan kedepan
ringankan hati ulurkan tangan
andai kawan sudah tersenyum
gembira ria berbagi rasa

Senang susah sudah dibagi
berbagi rindu hangatkan jiwa
andai kawan sudah setuju
mari kawan duduk disini

===========================================

Mari tersenyum

Satu bait tlah tertulis di istana langit
tak hiraukan kata bermakna dalam langit birumu
acuhkan saja kataku
bila membuatmu bahagia

Aku akan bawa singasana langit
teruntai di bawah samudra biru
ocehku hiraukan saja
agar kau membuatmu bahagia

Sendiri asa terbalut harap
ketika loceng berbunyi
mengaharap iba
Tuk bahagia dirimu

Aku adalah diri yang tak tau malu
ketika jiwa ini terhempas di alam maya
Amboi kawan engaku sahabat
mari tersenyum tuk bahagia engkau

Mari tersenyum sahabat
biarkanlah waktu terus berjalan
dan airpun telah mengalir
hinga ajal menjemput

===========================================

MAYA YANG NYATA

ketika langit diselimuti awan gelap
engkau hadir dalam nyataku
ketika gelombang datang silih berganti
engaku hadir dalam nyataku
ketika badai itu menghempas diri ini
engkau hadir dalam nyataku

ketika dalam perjalanan panjang
inipun aku hadir dalam mayamu
ketika aku terduduk diam seribu bahasa
inipun aku hadir dalam mayamu
ketika aku teriris tersayat akupun datang
inipun aku hadir dalam mayamu

semua ada pengharapan yang membuncah
semua menunggu dalam pengembaraan yang panjang
semua membisu tak hanya berkata

hanya ini kataku yang berjalan tak menentu arah ketika
maya ini dalam nyata diriku

===========================================

BOSAN

Bosan sepi sendiri tak berarti
Habiskan malam yang panjang
walau kawan tak datang
bait rindu tak tertahan

Bosan sepi sendiri
Hancurkan saja gelasnya Kata dian sastro
Ah kawan aku takkan berteriak
walau rindu ini tak tertahan

Bosan sepi sendiri
Beribu janji yang kau buat
hanya pemanis kata – kata
walau rindu tak datang

Bosan sepi sendiri
termenung dalam sangkar
yang haus kepayahan
menanti seorang kawan

Bosan…..

Kawan ….

hilang ….

tak berbekas

===========================================

Mawar Merah

Mawar merah yang kau tuang kedalam gelasku
tlah kuminum kawan
Aku bagai menemui angin dari surga
ketika jiwa yang lusuh ini berpadu mengharu biru
ketika pintu itu telah tertutup
kini pintu itu tlah terbuka
Ada harapan ada kenyataan
Aku ingin menjadi bintangmmu
Aku ingin kau lukis sketsa wajah kita berdua diatas kanvas dan kau ukir nama kita berdua disampingnya
Akan kubuat lagu nan indah terdengar agar kau tidak lari dari ku.
Aku berharap bayangku hadir dalam mimpi – mimpi yang indah di tengah malam
Dan kau terbangun dikala pagi kaupun lihat diriku disampingmu

============================================
Untaian Kata

kutunggu untaian kata nan indah seperti daun teh di Brastagi
Kubiarkan ombak membasahi tubuhku di pantai Arta Pariaman.
Kan kudengar slalu Bait – bait rindu memangil jiwa ini sama kitika rusa di Malino memangil kasihnya.
Lagu riang tlah terdengar walau sayup -sayup di lereng gunung ceremai

Kini bayang itu tergantikan oleh kawan yang hadir dalam dunia maya.


16 respons untuk ‘Puisiku yang tercecer di dunia Maya

  1. ketika hati berderap melangkah
    maka bergerak adalah kewajiban
    walau sunyi mencekap jiwa
    tetaplah berjalan

    ketika mata perih dalam lamunan
    menangislah kawan
    ketika kaki ini lelah berjalan
    maka berhentilah kawan

    dalam diampun mata ini tak tidur kawan
    dalam doapun hati inipun tak berharap asa
    dalam riang ingatlah kesedihan kawan

    berbagi tak pernah rugi
    ketika bosan dalam
    maya nyatamu
    hinga engkaupun terseyum
    meminta kawan agar tak bosan
    dan sebait puisi mawar untukmu sahabat
    yang sedang mengejar impian yang datang
    walau hanya sesaat

  2. wah..wah..wah..,hebat-hebat ..prosanya.
    maafkan aku datang tanpa di undang,lagi jalan2 kok ada tempat yg teduh lalu istirahat.Bila sudah,gantian mampir digubugku ya.

    Berbagi waktu tak merugi–satukan hati untuk negeri.
    Mari tersenyum–meskipun tiada ampun.
    Maya yang nyata–dekat dihati jauh di mata.
    Bosan——————jangan kesepian.
    Untaian kata—–curahan hati untuk bersama.

    salam persahabatan selalu.

  3. Hangat hangat lembaran daun pisang
    Daun pisang dipake bungkus ketan
    Salam hangat buat dikau seorang
    Kawan lama mari kita berpegangan

    Salam Sayang
    Salam Rindu untukmu
    Hai sayang
    Kuhadir ditempatmu… hihihihihi.. :mrgreen:

  4. Ping-balik: Kawanlama95's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s