Observasi di Rumah Makan


Suatu ketika kami di datangi seorang kawan yang sedang tugas akhir (skipri) dan sang kawan mempunyai kesulitan dalam observasi penelitiannya.dan penelitiannya bertemakan tentang Rumah makan.Disni kita tidak membahas tentang skripsinya namun aku hanya bercerita tentang observasi yang kulakukan karena kawanku tak ada waktu untuk melakukan observasi.

Data yang perlu diambil adalah:

– Latar belakang sejarah berdirinya rumah makan
– Omset harian , plus pelayanan
– Sumber bahan baku
– Ukuran tempat, parkir ,dan apakah Strategis atau tidak
– Serta taste masakan tersebut dan perbandingan dengan yang lainya
– Sumber daya manusia (karyawan/pegawai)

dan beberapa hal yang tidak disebutkan disini
dan ada pesan-pesan sponsor oleh kawan yang punya hajat membuat skripsi ini adalah kalo bisa jangan sampai ketauan sama yang punya rumah makan, bahwa sedang di observasi.Yang paling mengembirakan adalah kami di bayar untuk ini.Ya ialah kalo nga, dikasih duit masa pake duit sendiri.

Wah kalo gini kaya dektektif dah, kaya di film-film tapi film apa ya , ada yang tau ga. gua ajah ga tau.

ketika pertama kami observasi layaknya seorang pelangan yang sering makan dan kebetulan kami memang sering makan ditempat itu.tidak sulit aku melakukan itu. Seisi ruang aku amati berapa ukuran Rumah makan  tersebut tau ga aku sampe pura -pura jalan berapa langkah dari depan sampe belakang. semua kutanya sambil makan sama pemiliknya. tanpa banyak tanya eeh ga taunya sang pemilik cerita dari awal berdiri sampe semuanya di ungkap kalo gini enakan semuanya kudapat tanpa harus bertanya kaya reporter TV.

dan selanjutnya ke rumah makan kedua, ah ini alhamdulilah mudah. karena yang punya adalah teman kawanku juga, semua kubabat habis. sampe tuntas.

Ketiga hampir sama dengan yang pertama
keempat idem
kelima  ini yang tersulit tidak ada sepatah katapun yang dari sang pengawai dan yang empunya rumah makan. wah aku hampir kehabisan akal, padahal aku sudah mempunyai rumus a-z dan akhirnya aku lupa dan sang pemilik aku tanya mengenai untuk pemesanan gimana caranya dan aku seolah-olah akan pesan.

dan akhirnya setelah agak bertele-tele akhirnya semuanya ku kuras rahasianya.Selesai dah

===============================================================================================
Kawan…

Semua orang bisa melakukan itu semua, dan yang terpenting adalah ketika melakukan itu harus ada perencanaan. sudah menentukan langkah yang diambil dari A-z , mengatisipasi bila apa yang direncanakan diluar dugaan. kejelian dalam melakukan momentum komunikasi sangat bagus.Lihatlah sikap mereka ketika 20 detik pertama apakah antusias apa tidak.lakukan komunikasi yang efektif bila target memang suka hal tersebut. berikanlah pertanyaan pancingan bila hal itu perlu dengan bahasa tubuh yang tidak di buat-buat. Menjaga jarak pertanyaan bila target merasa taknyaman.
berikanlah pujian atau institusinya agar terlihat cair.Buatlah diri kita seyaman mungkin.dan bila kita terdesak lakukan tehnik pengarahan pembicaraan ketopik lain. dan berhentilah.

bagi kawan-kawan yang membaca ini. memang postingan ini dibuat sesederaha mungkin biar gampang bacanya, nga usah yang tinggi – tinggi.

Silahkan koment apa aja, kalo ada pengalaman mengorek informasi tapi sang target tidak tahusedang dikorek infonya ,gimana pengalaman anda.berbagi dengan kami . koment anda bermanfaat bagi kami . terima kasih


30 respons untuk ‘Observasi di Rumah Makan

  1. hehehehe…kan observasi tuh mengamati sampai sedetail – detailnya om..hehehe..:D…sukses buat obsevernya…hmm..btw, lama juga saya tak silaturahmi ke blog om..:D..hehehe

    =============================================================================
    @ kawanlama95 : ga detil amat seeh prass waktu cari infonya , cuma beberapa bagian aja eh taunya sang
    empunya malah kasih info lebih banyak dari yang diharapkan

  2. jajan di warung atau rumah makan yang kita observasi… makan dengan santai dan sambil ngobrol dengan para pelayan… mungkin kayak gitu sobat… makasih ya udah kasih komen di rumahku…

    ==================================================================================
    @ Kawanlama95: Benar mas yadi, emang kaya gitu

  3. …. kebetulan kami memang sering makan ditempat itu
    …. karena yang punya adalah teman kawanku juga

    dua tempat observasinya dah familiar jadi ngak begitu sulit. Nah kalo tempatnya sama sekali belum dikenal dan sudah punya nama gimana ?

    (mungkin butuh pendekatan khusus)

  4. umm..KLu daku pas kuliner 9ituh,sekalian observasi tapi nda sedetail dirimu sob..
    cuma isen92 ajah nanya,sama pe9awainya bla,.bla,,,
    trus nanti jadi bahan tulisan decH 😀

  5. observasiku sederhana ja, kalau kita makan saat laper banget gitu, makan di pinggir jalan rasanya bisa seenak saat makan di resto mahal lho
    sebaliknya makan saat kita sakit, di resto paling mahal sekalipun bisa terasa nggak enak, yang paling penting lagi jngan makan saat kita kenyang
    tempat yang bersih juga pengaruh ya….

    tapi jadi mikir bagaimana rasanya orang yang nggak bisa makan, kasihan ya, padahal masih bnyak yang seperti itu

  6. yang aku heran kenapa harus ada catatan bahwa jangan sampai pemiliknya tahu kalo sedang diobservasi.
    kalo menurutku, seandainya kita berterus terang sedang menyelesaikan tugas sekolah, aku kok yakin mereka akan membantu jika waktunya longgar.
    di sisi lain kita bisa mencantumkan mereka sebagai narasumber di data sekunder kita atas seijin mereka, bukannya kita cantumkan begitu saja tanpa mereka tahu.
    just my opinion aja loh…

  7. wuiih, asik bgd dah kykny..
    observasi demi kawan, ditemenin kawan, seakan jd detektif.
    ane blm prnah observasi tmpt makan, tp survei2 sering..
    survei bambu n bangsal pas mw bikin lomba pmr dulu.
    lumayanlah kawan, bisa nambah pengalaman.
    hehe…
    😀

  8. bukan akang dong kalau tak sedetail ini dalam beroverfasi hehehhe………kapan kapan blue diajak dong kang ok
    kalau blue tak pernah sepertiapa yang abang lakukan
    salam hangat selalu

  9. Boleh & mantap juga tekniknya observasi… …
    tapi akan lebih mantap surantap “katakangboed” ===>kalo sampedikasihmakan gratisss 😀

  10. Kayaknya punya usaha rumah makan ya mas……..salam kenal dariku. Dan aku sudah penuhi undanganmu.

    High Quality theme for wordpress, joomla and drupal

    – Fast Loading Theme
    – Optimize CSS
    – Optimize Javascript
    – Optimize Image
    – Custom Layout
    – SEO friendly

    Mohon review theme yang ada pada web aq ya.

  11. koq gak dikasi tau mas, apa-apa aja pertanyaan kuncinya, atau contoh pertanyaannya yang membuat si pemilik rumah makan mau buka rahasia tentang rumah makannya… siapa tau bisa dicontek

  12. waaaaah arika Bogor keudah pependaknya sareng Kawan Lama jeung Kang Achoey biar dapat makan yang enak enak..
    Salam Sayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s