Malam ini aku tak mampu memaknai kata-kata dalam sebuah rangkaian kata-kata yang tepat dan berkata-kata yang indah. sebuah kalimat yang kuhadirkan tak mampu menembus makna yang tepat untukmu sahabat-sahabat. Aku ingin menulis sebuah kisah yang berkaitan dengan tema yang akhir-akhir marak di dunia maya ataupun di media masa.
dan sudah cukup banyak pristiwa tersebut diperbincangkan di kampus, di TV , Yabahkan kita sudah sering mendegar perbincangan tersebut sampai di warung kopi sekalipun.

Ada keraguan jari ini untuk menulis di monitor putih yang berbalut rasa tak menentu.Aku berfikir dari mana aku harus memulai menulis apakah nulis seperti artikel ataupun sebuah sisi lain dari tema tersebut bisa dari sudut padang yang mana yang kita pilih.Oh *migreen*

Tanpa diduga tahun 2001-2002 aku sudah lupa mengingatnya orang tua itu membawa sebuah majalah Islam yang aku sudah lupa nama majalahnya dia bermaksud ingin menjual majalah tersebut ke kampusku , seperti biasa aku selalu  ingin berdiskusi ringan tentang apa yang ada di majalah tersebut dan akhirnya kamipun berbicang – bincang dengan topik yang aku sendiri udah lupa. Maklum udah lama dan seingatku pada saat itu dia cerita bahwa dia dulu pernah di penjara karena ingin meledakan Borobudur. dan seingatku pada saat itu kampus ku sedang ada perkelahian antar beberapa mahasiswa dan dengan spontan ia memisahkan perkelahian tersebut.

Ditahun 2002 aku bertemu seseorang  di sebuah hotel bintang Lima dan pada saat itu kita banyak mendiskusikan banyak hal terutama masalah politik luar negri dan beberapa bulan kemudian aku liat dia ditangkap dan akhirnya di penjara karena urusanpolitik.

“Cak jadi sebenarnya siapa yang ngancurin kantor kontras” ya mereka itulah.”demo kita saat ini hanya pressure saja ,kita tau tak mampu melawan mereka.” itu kata munir ketua kontras pada saat itu. Cak-cak .sayang ya kita ga ketemu lagi.

===============================================================================

Sahabat memang tulisan ini jauh dari kesempurnaan dan setiap manusia selalu ada cara ingin menyampaikan pesan
dan setiap pesan selalu akan ada efek dan presepsi yang berbeda-beda ketika Kedzoliman telah masuk kedalam hati kita maka nurani akan berbicara dan ketika keinginan ingin di capai melalui pesan yang tak lazim bagi kita maka efek itu
akan terekam negatif bagi kita maka sampaikanlah pesan dengan cara yang benar dan patut. Dan jangan memakai kekerasaan dan jagan Agama dijadikan simbol untuk mencapai keinginan. dan ketika itu sebuah sms dari seorang kawan Jangan ketempat-tempat….,Pasar swalayan ,…..,….. di jakarta selatan

Terima kasih

Iklan