Mengingat sebuah Intropeksi diri ….sebuah kesalahan atau terlupakan


Mengingat sesuatu yang besar mungkin terlalu mudah untuk di ingat dan sebuah kesalahan yang cukup fatal seringkali menimbulkan kekecewaan yang terlalu sering diingat. Sebuah intropeksi diri memang tidak harus mendramatisir sebuah kesalahan. sering kali hal-hal yang kecil yang sering terlupakan. Di bulan yang baik ini mari kita  mengingat kesalahan,kekhilafan dan kekeliruan yang pernah terjadi. Aku sedang mengingat-ingat hal yang mungkin terlupakan.

Ayam berkokok dan burungpun berkicau suasana depan rumahku tanpak asri dan tenang. angin sepoi-sepoi manambah kesejukan di rumah sekitarku.Ketika kutulis ini, seorang  kawan sedang berbicara dengan ibunda yang tercinta mereka asik mengobrol tentang pentingnya menabung dan berhemat.Maklumlah kawanku ini sudah berkeluarga tidak sepertiku masih sendiri ,sunyi sepi dalam keramaian. Banyak hal kekurangan diri ini yang perlu di perbaiki dari hal manajemen diri hinga sampai hal-hal sepele.Terkadang ketika  membaca postingan sahabat membuat diri ini memacu diri lagi untuk terus berkarya apapun bentuknya. Aku teringat beberapa hal yang sekarang jarang aku lakukan. Salah satu hobyku adalah mengunjungi kawan-kawanku di alam nyataku , sekarang hoby tersebut sudah beberapa tahun terakhir ini surut dan seringkali diundang dalam suatu acara sering tidak datang ( ini benar2 mengecewakan kawan2 ku) Bahkan suatu ketika seorang kawan yang dari ujung Barat Indonesia hadir mengikuti acara tersebut hanya ingin ketemu aku namun aku tetap saja tak mampu untuk datang. Pernah juga seorang kawan dari Sumatra selatan sudah mempersiapakan pertemuan dengan beberapa kawan di sebuah hotel dan kawan yang lain sudah datang, akupun tak bisa datang padahal kamar untuk akupun sudah disiapkan di hotel tersebut.Banyak hal seperti ini tak mampu untuk

Sahabat -sahabatku di dunia nyata barangkali ada yang baca , aku mohon maaf  bila beberapa pertemuan ku tak datang. Sebuah sms datang tolong gabung donk di Facebook. 2 tahun terakhir ini memang pola kehidupanku berubah. Biasanya adalah orang yang ON Call yang dalam 24 jam bisa kemanapun pergi (asal ada dana atau yang mendanai) selama 2 tahun ini memang tidak sering kemana-mana walau beberapakali keluar daerah tapi hanya karena menghadiri pernikahan kawan. Bukan agenda yang besar.Kadang kerinduan itu  hadir , aku ingin seperti masa-masa itu.

Sahabat-sahabat mohon kiranya memafkan diri ini , mungkin pernah janji atau pernah ada kata , atau sikap yang mengecewakan. Aku terus sedang mengingat hal-hal yang perlu  diingat. Oh aku punya sahabat yang dulu ketika dia SMA sering menelepon diri ini namun karena no hp gsm ku tak diaktifkan aku lupa memberikan no CDMA ku , aku sendiri lupa nomornya. Apakah ia membaca tulisan ini aku sendiri tak tak tau , ia taunya blog yang di blogspot. tapi sudah lama ku tak aktifkan juga.Wah ymku juga lupa paswordnya.
Heran dah diri ini ku semakin …..

di pagi yang indah ini aku sedang berusaha mengingat – ingat lagi .merenung dan merunduk sebuah intropeksi diri dalam mengingat sebuah kesalahan atau hanya kekhilafan dan bisa jadi terlulupakan.Maafkan sahabatku
terima kasih yang membaca tulisan ini


54 respons untuk ‘Mengingat sebuah Intropeksi diri ….sebuah kesalahan atau terlupakan

  1. sama-sama saya maafkan, tiadalah manusia yang paling sempurna di dunia ini…, semua pasti punta khilaf dan dosa
    Maafkan saya juga ya teman… 😥

    1. pola aku jadi berubah , biasanya sering ketemu dan mau mendatangi kawan2 sekarang berubah dan sekarang jarang bertemu dengan kawan2 ku. , ya bagusnya seeh berubah lebih baik.Semoga

  2. pastinya kang.. akan saiia maafkan… walau sebenernya gag pernah ada kesalahan terlontar dari pihak akangnya… sama-sama kang… kita emang uda seharusnya memasang cermin besar di hadapan, bukan utk gaya2an melainkan berkaca sejauh mana kita melakukan kekhilafan lalu berusaha membenahinya perlahan…

  3. Postingan yg bagus,..memang kita harus banyak mengingat kesalahan kalau qta mau introspeksi terhadap diri sendiri..thanks atas kunjungannya …

  4. Aku bahkan udah hampir sepuluh tahun ini, jarang ketemuan sama teman2 di dunia nyata… Tapi ini harus aku terima Kawan, karna inilah proses hidup. Jujur…ada rasa kangen ingin seperti dulu. Tapi itu gak mungkin lagi kan…..? Yaach…mending kita konsen utk yg sekarang dan esok depan. Gimana caranya bisa lebih baik dari yg sekarang, apalagi dari yg kemaren. Semoga akan selalu jadi lebih baik utk hari2 esokmu, Kawan….
    Salam hangat dan damai selalu…

  5. Kita bukanlah makhluq yang sempurna.
    Selalu terselip kekurangan dan kekhilafan.
    Bukan Tuhan tak mampu menjadikan kita sempurna.
    Semuanya itu hanyalah masalah kun fayakun.

    Semua ketidaksempurnaan itu sebenarnya adalah ladang pahala bagi kita semua. Tak segan memohon maaf dan ringan memberi ampunan.

  6. Assalamualaikum…Apa kabar Kak??
    Hmm,sepertinya ada yang berubah nih dari kakak:).
    Kok komen2 jadi banyak yang dijawab, biasanya kan sebagian besar dicuekin he he piiissss 🙂

    Mengingat kesalahan atau instrospeksi diri memang sangat diperlukan…
    Pasti banyak sekali kesalahan yang telah dilakukan kepada orang-orang di luar diri kita, karena manusia itu kan memang biangnya salah dan dosa. Dan tentunya kita berharap sebuah kata maaf yang tulus dari dalam hati dan pemberian maaf dari yg bersangkutan bisa menghapus semua kesalahan itu….Maafkan kesalahanku ya Kak…

    Namun ada yang tidak kalah penting juga yaitu mengingat-ingat setiap detil kesalahan yang pernah kita lakukan kepada diri kita sendiri…Dan kata maaf saja tidak cukup untuk menghapus setiap kesalahan itu (atau mungkin sebenarnya diri ini tidak membutuhkan kata maaf itu), melainkan dibutuhkan sebuah janji dan tekad bahwa kesalahan itu tidak akan terulang lagi di masa depan…Intinya jangan sampai terjatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Tapi susah banget euy melakukannya…

  7. Untuk semua: mohon maaf lahir batin.
    Dan bagi teman2 yang muslim saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa.
    Saya undang mampir2 tuk meramaikan tempatku yang masih sepi. :$

    salam,
    kalasenja

  8. Perubahan dalam hidup baik besar maupun kecil adalah hal biasa asalkan kita punya alasan yg kuat, bila tidak? Saatnya utk menyingkap “selimut” bangkit! Dunia menantimu Kawan….. (Hayah ini ini sok bijak, mentang2 dah keluarga, dah punya anak 2, sok nasehatin?!………) Semoga lebih banyak sabar dan syukur dalam bulan Ramadlan ini dan seterusnya. Amiin…

  9. hehehhe agak terharu ni ceritanya, he em, kok bisa berubah gitu? kasian temen2nya pada kecewa, tapi mau berubah seperti dulu lagi kan? moga temen2 bisa menerima alasan yang ada. he em sama2 aku juga minta maaf ya ^_^

    Iklan Gratis

  10. siap
    selalu siap untuk saling memaafkan
    karena manusia adalah tempatnya salah
    mari kita songsong ke depan saja, dan jangan toleh ke belakang terlalu sering

  11. Tulisan di atas menunjukkan sikap kefitrahan manusia yang senantiasa mencari dan merintis jalan yang terbaik untuk kehidupannya. Suatu sikap spiritual yang seharusnya terus dipelihara.

    Hasibu amfusakum, Qabla an tuhasabu.
    Hisablah diri anda sebelum anda dihisab.

    (hisab : adalah sebuah rumusan quantify untuk mengetahui besar dan kecilnya kebenaran dan kesalahan seseorang dalam satuan pahala atau dosa).

    maaf jika terkesan menggurui.
    salam ramadhan.

  12. pencerahan yang indah…..
    kadang kita senantiasa terjebak rutinitas sehingga melupakan hal-hal yang sebenarnya sangat berarti bagi kita. Dan kuncinya adalah..INSTROPEKSI. ..tx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s