Image139 photo pribadi mirzam

Duduk termenung menatap indahnya langit di malam pekat tak berbintang ,gapai harap dan cemas  menanti bintang tak datang ,gemuruh  rinduku alunkan langkah ini tetap terus menanti harimu yang kutungu, sahabatku diaajeng.

Rayuan malam tak menentu arah tuk mengapai sukmaku yang kadang hilang di bawa angin entah kemana pergi. Sahabatku kuharap engkau baik disana , setelah engkau tak menghiraukan lagi ramainya dunia.

Mawar merah yang kutanam itu entah hilang kemana aku terisak mencarinya hingga engkau katakan “tanam bunga – bunga yang lain jug  kak” .Ku  coba tanam Bunga melati di taman kecilku, bahkan banyak bunga kutanam di taman-tamanku. Hinga aku tersadar .Bunga-bunga itu telah kuncup bermekaran hingga wangi semerbak bagai surga di taman kecilku.

mawarmerah

Ketika kesunyian itu datang akan kutulis kata-kata  nan indah untukmu sahabatku ,kugoreskan makna dalam kataku teriring rinduku padamu  walau mimpi dan harapan tak tertebak . Ketika kutulis ini sambil mendegar lagunya aile band dari bandung berjudul sang pemimpi.

Aku berharap ketika kesunyian itu datang Tataplah langit gerakanlah lidahmu tuk ucapkan syukur pada Ilahi Ya robb.Hapus airmatamu de, tak  ada yang perlu kautangisi karena asa ini milikmu dan kuyakin engkau melangkah pasti dalam keramaian harimu.

Do’a kan, ku panjatkan untukmu sahabat dalam harimu yang indah menantimu yang penuh suka cita dan engkaupun terseyum meyongsong mentari pagi nan indah dan burung itupun menyambutmu dalam kicauan kebahagian yang terdalam wahai diaajeng sahabatku sang perempuan  tangguh.

Di Purnama 17 romadhon ini kurangkai kata hanya berharap pada Allah tuk gapai ridho ilahi, menghepaskan malam yang panjang mengharap kasih putih  Ilahi. Duhai Allah Ampunilah hambamu ini yang penuh dosa. Entah tak ada airmata ketika kutulis ini. Mungkinkah hati ini telah banyak titik hitam. Entah apakah ini sebuah degradasi yang tak berujung dan tak berawal . Tengadahkan do’a sambut nur Ilahi dalam buaian malam yang menghiba  di langit tujuhmu. Gerakan hati ini, tuk berbagi denganMU Allah. Sahabat mohon maaf bila ada kata yang tak terukir indah di hatimu. Hatimu ku  pangil kehatiku.  Maafkan bila goresan ini membuat hatimu tak berkehendak .

Mohon maaf lahir batin untuk sahabatku Diaajeng dan  sahabat-sahabat lainnya.Semoga Allah bersama kita semua Amien

Iklan