Ketika kematiankan datang, setiap manusia menginginkan sebuah kematian yang berakhir dengan kebaikan. Itu mungkin cita-cita setiap orang beriman. Banyak kita lihat saudara-saudara kita mati dalam kesengsaraan, seorang tetangga mati kelojotan sehabis meminum minuman keras, ada juga sedang beler sedang di pengaruhi narkoba ada juga mati ketika sedang berbuat Zina dengan seorang Pelajur . Banyak pristiwa kematian di mata kita diakhiri dengan keburukan. Tentu ini menjadi pelajaran berharga buat kita semua. Agar kita manusia tidak terjadi pada kita.

Tentu saja bagi setiap manusia menginginkan kematian diakhiri dengan kebaikan. dan mungkin ini sebuah cita-cita yang tak pernah surut. apapun pekerjaan dan aktivitas kita. Seorang pembunuh sekalipun tentu menginginkan kematian yang diakhiri kebaikan. Seorang pelacurpun berkata. Sekarang biarlah saya bekerja sebagai seorang yang hina tapi saya akan tobat dan saya tidak mau mati dalam keadaan seperti ini.

Sebuah keinginan yang baik tapi …..

Banyak kisah – kisah menarik tentang pristiwa kematian, yang menjadi pelajaran kita semua. Namun apapun bentuknya pristiwa kematian tersebut tentu harus di persiapkan dengan matang. Bisa saja kita adalah orang-orang profisional dalam pekerjaan sehari-hari ataupun kita seorang perecanana yang hebat dan kita seorang yang ambisius dan idealis. Namun pertayaannya adalah , apakah kita telah mempersiapkan kematian kita yang mempesona. Seorang yang sudah sukses dengan rencana-rencananya dia seorang yang kaya raya sekalipun tanyalah kepadanya , Apakah anda mempersiapkan kematian anda? apa yang telah dilakukan dengan menuju kematian?

Aku bukanlah orang yang hebat dan kaya raya dan juga bukan orang yang populer, namun aku ingin menjadi orang yang cerdas

yaitu orang-orang yang mempersiapkan kematiannya. Semoga ini menjadikan pemikiran kita agar menjadi Mawas diri .

Tidak mudah rupanya menjadi orang baik tapi memulai adalah mudah bila niat dan kehendak ada . Semoga kematian kita menjadi indah dan mempesona. dan ketika kematiankan datang selalu meyambut kita

Iklan