Menghitung kesalahan sendiri


Menghitung kesalahan sendiri sepertinya ide yang bagus untuk berintropeksi diri .Setiap hari dan setiap waktu selalu saja, setiap manusia tidak terlepas dari kesalahan (Baca dosa)  baik itu kesalahan yang tidak sengaja maupun sengaja. Manusia memang  tempatnya salah tidak ada didunia ini manusia yang tidak mempunyai kesalahan. BIla di telisik lebih jauh bahkan terkesan bahkan memang kesalahan itu terlampau fatal . Sunguh ironi memang tabiat manusia. Padahal setiap manusia yang beragama selalu menginginkan kehidupan yang lebih baik . Apalagi bila di tanya apakah mau masuk surga apa neraka? sudah pasti jawabannya adalah surga. Tetapi kenapa orang mau berbuat kesalahan dan kesalahan tersebut diualang dan diulang terus .apalagi kesalahan itu sampai yang tidak bisa ditolerir. Ya mungkin sudah Pd (percaya diri ) kalie , sudah kebal api neraka. heran dosa kok dipelihara. (sambil merunduk dan merenung)

Manusia adalah mahluk sosial  yang selalu membutuhkan kebersamaan,interaksi dan saling berbagi. Potensi setiap individu selalu merespon hal yang positif  namun juga mempunyai kecendrungan berbuat negatif . Bahwa benar bila setiap manusia punya yang namanya dorongan liar dan dorongan akan membuncah bila diri merasa tidak terawasi oleh lingkungan. terus akan merespon sampai pada tingkat yang di tolerir karena memang tidak ada yang merespon terhadap apa yang dilakukan. lihat saja seorang pemakai narkoba , Perampok , pelacur ,koruptor ataupun pelaku pembunuhan. ataupun hal-hal yang diangap kecil. Bergunjing, nyakiti hati orang , berbohong, menipu, berbuat curang, pencuri, pejambret. dan tidak terhitung lagi kesalahan kesalahan kita . dan dosa yang kita lakukan lebih banyak dari apa yang kita tau. Ya memang menghitung kesalahan sendiri memang sebuah intropeksi diri yang patut dan harus.

Kawan …
Apa yang telah didapat hari ini , apakah diri kita masih dalam kebimbangan dalam menentukan sebuah keputusan untuk bertaubat. apa yang telah kita tempuh selama ini. memang berapa tahun lagi seeh kita hidup bukankah kematian itu telah di depan mata kita, ya seperti menungu giliran . Aku menulis ini menjadi malu seperti menohok diri sendiri , oh diri ini kok masih santai saja tak berbuat banyak Padahal bila menghitung kesalahan sendiri sepertinya nga banyak  (Bohong) . Aku terdiam , terpekur oh. kenapa masih banyak tempat maksiat di sekitar kita dan masyarakat kita masih membiarkan saja dan pemerintah merasa nyaman . yaialah orang upetinya banyak . Sambil memandang sebuah cafe yang remang kulihat aparat sedang mengambil upeti dari sang manager cafe  dan terlihat beberapa wanita asik menemani pria – pria sambil meneguk minuman keras. Apakah bisa masuk sorga ……. Silahkan menghitung kesalahan sendiri dan dosa-dosa kita.


31 respons untuk ‘Menghitung kesalahan sendiri

    1. kalo sambil merunduk & merenung ga bisa ngetik dunk, kecuali apal huruf di kibod.. hehe

      wuah dorongan liar… nih bahasa keren banget >>> sisi negatif saya yaa…maafin ya kalo saya menyinggung suku agama dan ras pada postingan2 saya, terutama yg terakhir :p

      makanya kawan, yuk bergerak maju.. jgn mundur soale ga ada spion tar numbur…wkwk

  1. Wah…cukup tersentak saya baca keseluruhan postingan ini hehehehe.
    Maklum, saya orang yang punya banyak kesalahan, susah menghitungnya hahaha.
    bener2 postingan yang mantabbb ini.
    thanks kawan…

  2. Hanya manusia yang menyadari akan dirinya mau berhitung dari sekarang dan memperbaiki perjalanan hidupnya demi esok lebih baik.. bukan sekedar lahiriah saja tetapi bathiniah..

  3. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  4. seperti yang pernah di katakan,
    kita harus mengingat kebaikan orang lain kepada kita..
    dan mengingat perbuatan buruk terhadap orang lain..

    dan yang paling baik untuk bermuhasabah yaitu ketika malam hari, sebelum bobo hehe..

    makasih mengingatkan kang,
    salam sayang dari bandung.. 😀

  5. menghitung kesalahan sendiri, adalah cara yg paling baik utk membuat diri kita menyadari kekurangan, lalu berusaha utk berubah menjadi lebih baik.
    Terima kasih sudah mengingatkan dan sharingnya Mas.
    Semoga kita menjadi orang yg lebih baik, amin.
    Salam.

  6. hisablah dirimu sebelum di hisab oleh-Nya (umar ibnu khatab)

    muhasabah diri merupakan bentuk kecerdasan kita dalam mempersiapkan diri untuk hal-hal yang akan terjadi.

    salam sahabat

  7. “dan dosa yang kita lakukan lebih banyak dari apa yang kita tau”…

    Mengerikan sekali yah, sementara dosa yg kita tahu saja rasanya sudah begitu banyaknya, *dan sangat malu untuk mengingat2nya*, apalagi ditambah dengan dosa yg tidak kita ketahui…Tapi kenapa kok diri ini masih saja terus bersabar yah dengan dosa-dosa itu. Semoga kita diberi kekuatan untuk senantiasa ingat jika langkah hati dan raga ini mulai terperosok ke jalan dosa…

    Maaf ya kak, baru bisa komen…Terkadang hati ini juga butuh waktu untuk berdiam dan merenung…Dan terima kasih ya tulisan ini telah menjadi pengingat untuk senantiasa merenung atas semua dosa diri…

  8. Godaan di luar terlalu banyak mas. Namun, seringkali kita melepas pegangan kita karena godaan itu terasa begitu menggiurkan. Ah..mengapa sesuatu yang dilarang selalu terasa enak? Karena syetan membuatnya terlihat begitu. Beruntunglah orang-orang yang bisa menjaga diri.

  9. Saya sendiri tidak akan terpaku pada dosa-dosa saya,sebab sejatinya manusia adalah mahluk pendosa jadi melihat ke depan dan tidak mengulanginya adalah langkah yang paling baik.

  10. Seorang yang menulis sebuah kebaikanpun dia tak terlepas dari dosa , dan Allah meyukai orang-orang yang bersegera dalam menuju taubat. semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita amien

  11. Assalaamu’alaikum

    apabila kita berbuat salah, janganlah malu mengakuinya dan berusahalah bagi membaikinya. Mempunyai kesalahan dan tidak berusaha memperbaikinya, itulah sesungguhnya kesalahan. Salam mesra selalu.

  12. haduh… kalau disuruh hitung kesalah akan dosa2 sendiri,, susah bgt kehitungnya…

    yg pasti dah bnyak bgt..!!

    kecuali di suruh hitung amal yg baik,, bisa deh tuh kehitung.. cz belum bgtu bnyak membuat kebaikan di dunia,, haduuuh…

    TUHAN ampuni aku,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s