Kemanakah malam ini, tak ada rencana yang berarti malam minggu ini. entah lebih baik aku menulis saja atau membaca untuk persiapan tulisan-tulisan untuk di posting di Blog ini. Ya sepertinya ini menjadi ide yang baik. lebih baik  mengevaluasi apa yang telah kutulis dari pada jalan-jalan malam yang sering kulakukan abis setiap jalan malem sampai larut sholat subuhnya sering molor dah. Ada beberapa buku yang aku ingin respon ya bertemakan tentang Masa lalu . atau sebaiknya baca buku apa ya. Alhamdulillah literaturku saat ini banyak dan beragam tingal ke markas saja dan tingal cari dan nulis dah. Jadi teringat waktu tinggal di TJ Priok kebetulan di tempat itu banyak sekali buku-bukunya dari kliping tentang ekonomi, politik sosial, budaya, sampai alat kumunikasi , net dan banyak sekali yang bisa digunakan. maklum markas tempat aktivis mangkal. kadang ngerancang demo dari situ . Ah itu mah udah masa lalu biarlah itu menjadi hikmah atau kenagan terindah dari masa lalu

Kemakah malam ini, sambil kudengar lagunya anang yang ditingal oleh kekasih hatinya krisdayanti. Apakah aku menulis puisi berlembar lembar atau menulis sebuah prosa , atau menulis kisah perjalanan atau kisah kawan-kawanku ataupun kisah-kisah yang spektakuler atau curhat ajah , biar semua orang tau gitu. atau menulis tentang dunia kita yang tidak semua orang tau. Atau menelepon sidia , entah saha yang telpon. kekasih hatipun tak punya . tapikan sahabta banyak. entahlah .

Kemanakah malam ini, biar kurenungkan hingga waktukan terus bergulir menapaki hidup terus berbagi didunia yang penuh hiruk pikuk tentang dunia kita yang berbeda, seorang kekasih hati yang dinanti namun tak mau bergerak menujunya . diam termangun menantinya. sebuah kata yang tak patut kuucap karena bergerak tak pernah mati oh sebuah egois diri tak berarti atau sebuah kelemahan diri karena mengalami sebuah proses kehidupan yang berarti. Apa itu dinamakan asam garam kehidupan. entahlah ? tidak .

kemanakah malam ini, de siapa nee kan banyak yang di pangil ade. entahlah siapa sajalah yang mau. malam-malam yang semakin panjang tanpa dirimu di sampingku . Biarlah hari ini sunyi untuk sementara walau keramaian tampak diluar dengan beragam karakternya. malam – malam tak berarti bagi jiwa yang kosong dan lebih baik terpekur menuju keharibaannya. Dengan melantunkan dzikir . Ya lebih baik mengingat Allah . meminta kepadanya berserahlah kepadanya minta Ampunlah kepadanya . Berdoa… menyamput pagi nan indah aku ingin memelukmu ketika cinta ini telah berlabuh sebuah pengembaraan cinta yang belum berakhir .

entahlah hanya Allahlah yang tau ….

Kemanakah malam ini?

Iklan