Makelar cewek alias Germo


Makelar cewek

HMMM sebuah kata yang tepat untuk seorang makelar cewek alias germo atau juga calo wanita pangilan atau apa sajalah yang tepat . Sebuah fakta dalam kehidupan jalanan alias di luar rumah . Ya pada suatu waktu ketika waktu memang untuk di jalanan hingga kadang pulang hampir pagi terkadang jam 3 pagi baru masuk rumah .di setiap tempat hiburan ataupun di tempat-tempat kuliner malam selalu saja ada fasilitas yang mengiurkan bagi penikmat wisata nafsu. oh sebuah pemandangan yang memilukan bagi kita mengaku beriman dan sebuah kebangaan bila kita di sebut orang yang beriman ya dari pada orang pengiat hawa nafsu alias laki-laki hidung belang ataupun pelacur didunia malam. Di berbagai tempat dunia malam memang menjanjikan kebutuhan biologis bagi manusia yang lemah iman alias pengila pelacuran. Ehmm apa meyenangkan … dari yang menjajakan diri sampai mengunakan jasa pelayanan perantara alias calo atau makelar cewek alias germo.

Tampak dari penampilannya yang tinngi ya hampir 170 cm bahasa yang enak didengar , supel bergaul dengan seyum yang khas dan bila orang yang berbicara dengannya pasti akan tertarik dengan gayanya yang ramah . Dialah makelar cewek alias germo . Wilayah kerjanya bukan di tempat pelacuran seperti yang sudah terkenal seperti …. segmen yang di arah atau mencari mangsanya di tempat-tempat kuliner malam. Biasanya selain lewat langanan yang sudah tercatat di phonebook telp atau kartu nama orang2 tertentu. Ia akan bergrilya dengan menjelajahi wisata kuliner malam (maaf aku tak mau nyebut tempat-tempatnya ) tidak hanya tempat yang sudah biasa di katakan tempat warung remang-remang namun tempat wisata kuliner biasa ajah ada juga rupanya. tiap aku bersama kawan-kawan kita jalan2 malam selalu ada dia . setelah kutanya ke kawanku yang lebih paham ternyata kutau bahwa ia adalah Makelar cewek alias germo. ya pantesan di mana ku singgah selalu saja sering ada orang tersebut. ya sunguh kasian orang seperti dia harus menjalani kehidupan seperti itu.

Suatu ketika kami nongkrong alias sedang minum-minum (yang halal tentunya) karena rombongan kami tak ada ceweknya seorang cewek meyapa “wah ga ada ceweknya neeh”. ya sapaan penawaran . wah padahal semua kawanku udah merit semua cuma aku yang masih … tapi penawaran itu tak kami gubris bahkan cewek itu kita bikin malu di tempat itu , semoga sadar ya.

Kehidupan malam memang selalu saja ada kisah menarik namun tak membuat kita makin bertambah keimanan namun bisa jadi mengurnagi keimanan kalo datengnya ketempat-tempat wilayah tak aman untuk iman dan kalaupun ke suatu tempat wilayah yang tak aman bagi iman maka harus punya misi dan jangan sendiri nanti malah tertarik . Hati-hati …. lagi ngapai malem2 jalan2 lebih baik kan tidur /istirahat besok pagi kan kerja ya. Udah mending merenung atau sholat malam ajah ya (wah gimana bisa sholat malem ya ) lah orang jalan2 malem terus bisa-bisa sholat shubuhnya jam 6 pagi lagi. Semoga makelar cewek alias germo cepet taubatnya ya. orang waktu kita didunia ga lama kok.


38 respons untuk ‘Makelar cewek alias Germo

  1. Assalamu’alaikum,
    Astaghfirullah, mereka yang berprofesi sebagai germo dan atau wanita panggilan, mungkin lupa, bahwa dihari perhitungan nanti, kaki dan tangannya akan menceritakan apa saja yang dilakukannya selama hidup di dunia ini. Kelak semuanya akan bersaksi di hadapan Allah, dan neraka jahanam sudah menunggu mereka. Semoga mereka segera bertaubat sebelum terlambat. (Dewi yana http://dakwahdewi.herfia.com )

  2. Betul mas. di dunia hanya sebentar. tak pernah tahu kita akan di panggil kapan. semoga saja, dia bertobat. kalau makelar3 kayak gini jadi lapangan kerja baru, uiih, akan semakin sulit diberantas tuh yang namanya PSK. di kotaku juga ada mas yang kayak gituan. tapi berjejer kayak gitu para wanita di tempat remang. malah di tempat terang sekalipun ada bergaul membaur di tongkrongan. wah baru dengar nih ada makelar tempe 😆

  3. sepertinya udah hal yang umum ya kayak gini, di kota2 besar seperti jakarta, bandung, semarang, jogja, surabaya, dan kota2 lain pasti ada aja jajanan kayak gini..

  4. kupu-kupu malam……
    sebenarnya siapa yang mau jadi kupu-kupu malam..???
    gak ada kak….
    cuma karena beban ekonomi yang cukup berat dijaman sekarang ini, mo kerja gak ada keahlian… yaah cuma bisa jual diri…. asal bisa hidup… mau gak mau harus dilakoni…

  5. RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

  6. Aku fikir orang2 yg kerjanya seperti itu, hanya ingin jalan pintas, mendapatkan untung besar dengan kerja yang minim. Eh btw emang untungnya besar yah untuk kerja beginian?. Kalau dia jago jadi makelar, kenapa enggak coba jadi makelar mobil, atau barang2 mewah lainnya ya. Kan sama aja tuh cari pembeli dan penjual juga kan…Sekali2 pengen deh ngobrol sama orang2 seperti itu, sbenarnya motivasi mereka itu apa sih, apa iya karena sudah tidak ada pekerjaan lain yg bisa dikerjakan, atau ada motivasi tersembunyi lainnya yang kita tak tahu…

    Semoga mereka cepat bertaubat, amiin…

    1. ya kok tau seeh , dia kerjaannya juga banyak kok, makelar mobil juga, tanah. beragam pekerjaannya. bahkan kamipun di tawari bisnis kuliner dengannya. Jadi memang mental maksiat de

  7. jika dalam satu transaksi kebagian 20%, maka bisa mencapai 200-500 ribu, jika punya 20 wanita, berarti satu malam bisa mendapat 10 juta kan?

    banyak yang banting tulang sampai keringat darah tidak segitu, tetapi lezat rejekinya kan?

  8. sebenarnya tulisan ini yang menjadi stresingnya adalah makelarnya, tidak kepada pelacurnya. ternyata harus banyak berlatih menulis rupanya.terimakasih atas komentarnya. komentar kawan-kawan sangat bermanfaat buat kami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s