Berbisik padamu , kemana kita malam ini kawan. Setelah tengok berita mencekam hati membawa hati tertunduk sunyi melampiaskan malam tanpa bintang. Kucurahkan isi hatiku padamu agar kau tau akan sepinya malam ini kawan. Setelah kataku kau campakan hanya sekedar hiasan kata. Yang tertuang dalam hempasan mimpi di siang hari atau sebuah kata yang terserap diruang rindumu yang terus mengharap kata untukmu.Aku ingin engkau hadir dalam mimpi-mipiku dan kugapai jemarimu yang indah dan kita berlari bersama di taman kecil yang indah.bersama burung-burung berterbangan mencari kebahagian di taman itu.

Aku hadir dalam mayamu walau keindahan ini hanya sebuah kamuflase kecil yang semu. Tak terbagi dalam nyata diriku.menghempas terus terbang bersama awan kelabu dan menghilang di telan malam yang syahdu. Harap dan cemas untukmu kasih dan bermesraan melampiaskan malam tanpa bintang. Menyambut hari yang terus bergulir tanpa sebuah seyum yang indah. Memikat di pagi hari. Namun mimpi ini telah terlelap dalam gemerisik air di danau kecil yang biru.

Di senja ini menjelang malam ku tuliskan kata untukmu sayang. Dari aku sang pemimpi, Yang terus mencoba untuk taklukan hati keciku untuk berbagi ketulusan hatiku yang paling dalam. Terus berjalan lewati waktu terus bertahan mewujudkan mimpi. Mimpi tentang dunia kita yang penuh bahagia dan keceriaan tak ada lagi hati yang sunyi sepi dan sendiri walau melampiaskan malam tanpa bintang.

dari aku sang pemimpi

Iklan