Trembesi Perkuat Areal Setu Cikaret

Cibinong – Sedikitnya 200 pohon Trembesi akan ditanam di areal Setu Cikaret Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Cibinong pada Selasa (1/12), hari ini. Rencananya, penanaman ini akan dikomando Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono sebagai kegiatan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) yang melibatkan tujuh organisasi perempuan.

Namun, sebagai langkah awal 50 pohon Trembesi sudah ditanam oleh beberapa istri menteri kabinet bersatu pada Senin (30/11), kemarin. Salah satunya, istri Menteri Negara Perumahan Rakyat Ny.Suharso Monoarfa yang didampingi istri Bupati Bogor Elly Halimah Rachmat Yasin dan beberapa unsur Muspida Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bogor Ellyza, pohon Trembesi dipilih karena merupakan salah satu jenis pohon kayu-kayuan yang bisa memperkuat tanah. Bahkan, kata dia, kekuatannya hingga bisa mendongkrak aspal. “Sekitar 200 pohon Trembesi yang akan ditanam ini sangat cocok untuk konservasi,” kata Ellyza yang ditemui Jurnal Bogor, kemarin.

Selain pohon kayu-kayuan, kata dia, pinggiran Setu Cikaret akan ditanami pohon-pohon produktif, seperti Sukun, Rambutan, Jambu Jamaika dan Mangga. Ia mengatakan sebagian pohon akan ditanam di lahan tidak produktif milik warga. “Pohon-pohon produktif ditanam sebagai salah satu upaya ketahanan pangan. Salah satunya, Sukun yang berguna sebagai cadangan karbohidrat,” ujarnya.

Ketua Panitia Acara Puncak 2009 Annie Freddy Numberi yang meninjau ke Setu Cikaret mengatakan, selain penanaman pohon, 30.000 benih ikan Bandeng juga akan ditebar di Setu Cikaret. Ikan air tawar ini, kata dia, sebagai restoking bagi masyarakat di sekitar Setu Cikaret. “Hasil dari kegiatan penanaman dan penebaran ikan ini bisa bermanfaat bagi warga sekitarnya,” tutur Annie.

Sementara itu, untuk memperlancar kegiatan yang dijadwalkan pukul 08.00 wib ini, pasukan Korem 061/Suryakancana dibawah komandon Kolonel Inf Agus Sutomo siap mengamankan acara yang diprakarsai Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), KOWANI, Dharma Wanita, TP-PKK, Bhayangkari, Dharma Pertiwi dan Aliansi Perempuan untuk Pembangunan Berkelanjutan (APPB) itu.

=Fadlya El’Arsya

Sumber http://www.jurnalbogor.com

Iklan