DAYANG BERSELENDANG EMAS


Dayang berselendang emas

kurajut selendang dengan benang berwarna emas
dan kau pakai dalam acara penyambutan sang raja
dari kejauhan terekam indah ketika engkau menaiki tangga
naik perlahan dari tangga terendah sampai tangga tertinggi

dari bawah seorang pungawa raja datang menghadap istana raja
membawa kabar angin dari raja tetangga
tuk katakan ….
siapakah dayang berselendang emas …

siapakah dayang berselendang emas
tanya sang raja ..
semua terdiam
sunyi sepi tak ada katapun terdengar

sang raja berkata
dayang yang berhati pualam
sang raja tetangga datang untuk meminangmu
wahai  sang dayang berselendang emas

terimalah pinangan sang raja tetangga….


28 respons untuk ‘DAYANG BERSELENDANG EMAS

  1. Hooo, jadi dayang berselendang emas itu dayang yang berhati pualam. Terus gimana, pinangan sang raja tetangga diterima sama si dayang gak?? hihihi…

    Baca puisi ini jadi ingat cerita zaman kerajaan baheula euy…bisa aja kak kefikiran nulis puisi seperti ini…keren keren!!

    1. bersambung ajah ,
      kalau zaman kerajaan aku jadi apa ya?
      maunya seeh jadi jadi raja walau kerajaan kecil, tapi jadi raja sulit
      sebab amanah besar. atau jadi rakyat biasa saja tapi beristri
      dayang berselendang emas

  2. Assalaamu’alaikum

    Sahabat dirai dan dijemput ke Laman Menulis Gaya Sendiri untuk menerima AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER sempena ULANG TAHUN PERTAMA laman saya. Salam mesra dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

    SITI FATIMAH AHMAD

    # juga sahabat yang pernah berkomentar di laman saya dan melihat iklan ini, bimbang saya tidak sempat ke laman sahabat pula kerana terlalu ramainya.. 😀

    1. Wa’alaikumussalam,

      Terima kasih atas AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER Semoga persahabatan kita di maya menjadikan ini sebuah persaudaran yang bisa mencapai surga amien

  3. Sesunggunya aku bukanlah perempuan berhati pualam
    bukan pula dayang yang berselendang emas
    bukan pula perempuan berkalung surban (gak suka pake kalung, gak nonton pilemnya juga)
    Ku enggan menerima pinangan raja tetangga…
    Karena tidak akan sanggup membayar bila dituntut bermilyar-milyar :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s