PENGERTIAN RUMAH SEHAT


Pengertian Rumah Sehat

Di Bawah Ini adalah Artikel tentang pengertian Rumah Sehat Naskah aslinya berjudul RUMAH SEHAT. Banyak pertanyaan pertanyaan tentang Rumah sehat. Apakah itu Rumah sehat dan apa perbedaannya dengan Rumah Sakit. Apakah Rumah Sehat itu samja dengan klinik kesehatan . Berikut Artikel tentang Pengertian Rumah Sehat :

Pengertian Rumah sehat

adalah rumah tempat dimana seseorang ingin menjadi sehat atau bertambah sehat . Biasanya jika seseorang mengalami gangguan kesehatan maka ia akan pergi ke tempat-tempat pelayanan kesehatan yang dalam masyarakat kita disebut rumah sakit atau klinik-klinik pengobatan . Banyak dari mereka yang mendambakan diri menjadi sehat di rumah sakit, namun jika saya boleh mengaris bawahi bahwa untuk menjadi sehat seyogyanya orang pergi ke rumah sehatdan bukan sebaliknya ke rumah sakit.
Seperti kita ketahui bahwa kita menyebut tempat pengobatan orang sakit sebagai rumah sakit adalah karena kita mengikuti orang Belanda yang menyebut hospital sebagai zieken huis . Kenapa demikian saya kurang jelas, padahal jika kita mengacu pada kebiasaan dalam bahasa Inggris rumah sakit adalah “hospital” yang artinya memang rumah perawatan. Bahasa arab adalah yang lebih tepat dalam hal ini, mereka menyebutnya musytasyfah yang artinya rumah sehat atau tempat penyehatan.

Demikian besarnya pengaruh penyebutan “hospital” maupun “musytasyfah” maupun rumah sehat itu bagi pasien akan memberi dorongan/spirit kepada pasien bahwa dia datang ketempat itu untuk menyehatkan badannya . Di rumah sehat, jika kita sakit akan disehatkan, di rumah sehat, orang yang sehat akan lebih disehatkan . Ada beberapa aktifitas di rumah sehat yaitu:

  1. Pencegahan penyakit : orang dididik untuk hidup sehat dan diajarkan bagaimana mencegah agar dirinya tidak jatuh sakit .
  2. Pengobatan orang sakit : dengan menggunakan bahan dan cara yang menghindari kecacadan dan mengurangi kemungkinan efek samping dari pengobatan .
  3. Pemulihan kesehatan : yaitu upaya agar orang yang baru lepas dari sakit akan dapat dipulihkan kembali kesehatannya .
  4. Peningkatan kualitas kesehatan : yaitu meningkatkan daya tahan dan kekuatan badan sehingga orang tidak mudah jatuh sakit .

Nyata sekali perbedaan rumah sehat dengan rumah sakit yang sekarang banyak terdapat disekitar kita . Di kebanyakan rumah sakit ada aktifitas yang sama dengan rumah sehat namun pada rumah sakit pelayanan pencegahan – pengobatan – pemulihan – peningkatan kualitas kesehatan dilakukan terpisah-pisah dan seringkali tidak berhubungan satu sama lain sehingga pasien datang ke rumah sakit sering kali datang untuk satu macam aktifitas saja.

Sudah waktunya kita mengubah paradigma rumah sakit menjadi rumah sehat, dan kelihatannya nama rumah sakit harus segera diganti menjadi rumah sehat agar paradigma sehat pari purna.

* Dr. Muhammad Ali Toha Assegaf adalah :
( Pengkaji Kedokteran Nabi) beliau Pemilik Rumah Sehat Afiat yang berkantor di JL. Limo Raya no. 3, kompleks Griya Ruko Cinere II, Limo, Depok
Tlp. 021-7547291

Semoga artikel Pengertian Rumah sehat ini bisa di jadikan literatur tentang kedokteran Nabi. Artikel ini di tulis oleh dokter Mohammad Ali Toha Assegaf.


55 respons untuk ‘PENGERTIAN RUMAH SEHAT

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Nice, Kang. Pengobatan2 seperti ini keknya emang perlu ditengah2 pengobatan medis biasa yang sering kali pelayanan kurang memuaskan

  2. di negeri kita namanya rumah sakit, karena memang rumah sakit lebih menonjol “sakit-sakit”nya, seperti membedakan pelayanan bagi pasien miskin, tarif yang mahal, perawat yang sembarangan, tidak bersih, dsb bukankah rumah sakit kita memang sakit…

  3. perubahan cara pandang tentang rumah sakit memang haruis dirubah sejak sekarang, mestinya dari instruksi departemen yang bersangkutan supaya layanan kesehatan bagi masyarakat tidak hanya menymbuhkan saja tapi juga perawatan kesehatan seperti rumah sehat

  4. rumah sehat menurut aku artinya adalah rumah yang bersih jauh dari penyakit, rumah yang dimana orang2nya tidak sedang sakit kalo rumah sakit artinya dimana rumah itu adalah tempat gudangnya berbagai penyakit dan orang2nya pun sedang sakit….. hehehehehehe bener gak kak…????

  5. Tepat sekali uraian ini, lebih baik rumah sehat dr pada rumah sakit.
    agar orang yg datang, selain menjadi sehat juga jadi tau kiat2 menjaga dan memelihara kesehatan.
    terimakasih utk tulisan yg bermanfaat ini Mas.
    salam

  6. saya setuju sekali Mas
    kadang karena suasana rumah sakit
    kita yang sehat datang kesana akan merasa seperti orang sakit
    tapi kalau rumah sehat seperti yg diceritakan diatas..biasanya bayarannya mahal 😦

  7. 🙂 Dulu Qk juga pernah berpikir seperti itu… kenapa namanya rumah sakit bukan rumah sehat… bacanya aja udah bikin gimana gitu….
    malah seakan yang sakit Di kucilkan eh apa ya namanya :mrgreen:

    harusnya kosakata b.indonesia ini banyak yang dibenahi lagi ya… :mrgreen:

    HIDUP!!! ^_^

  8. seep … lagian kadang-kadang rumah sakit ga menggunakan hati nurani. Mungkin karena para dokternya dlu sekolahnya mahal kali ya … sehingga banyak rumah sakit yang tidak menggunakan visi & misi awal mereka …

  9. Rumah Sehat? hmmm… ada benarnya juga ya? 🙂
    Perlu waktu dan perjuangan yang tidak mudah untuk merubah paradigma Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, Mas…

  10. Rumah sakit = rumah yang tidak sehat, rumah sehat=rumah yang tidak sakit.
    Heran orang kita kok malah memilih yang berbau belanda.
    Dan wajar kaau dibawa kerumah sakit banyak yang dead 😀

  11. Nama Rumah Sakit.. Kesannya ada pembatas ya antara orang yang sehat sama orang yang sedang sakit,

    lebih manusiawi jika (mungkin) diberi nama Rumah Pemulihan Kesehatan atau Rumah Berobat, kan lebih halus maknanya, hehe..

    salam kenal ya buat tmn2 blogger semua, Mampir ya ke Gubuk Virtual-ku di

    http://freetalkdutaaurora.wordpress.com

    Salam

    Duta Aurora
    Di Tepian Selat Sunda

  12. Biar sesehat apapun itu rumah tapi jiwa yang tinggal di dalamnya tidak sehat, tetap sama. Sehat itu dalam jiwa, bila jiwa sehat tempat bagaimana pun akan terasa sehat. Tapi………… rumah sehat manisfestasi dari jiwa yang sehat

  13. yang jelas setiap obat pasti ada dosisnya dan harap hindari kergantungan pengobatan kerumah sakit jika anda sakit, sebab sekali kena obat maka bisa ketergantungan penyakit anda sembuh melalui obat medis.alangkah lebih baik jika menggunakan obat tradisional yang terjamin alaminya.

    salam adem ayem sobat

  14. Tinggal dirumah sehat, penghuninya juga pasti sehat. Berikut dikirimkan tip hidup sehat dan tetap awet muda.

    Theraphy 6 bulan untuk “AWET MUDA” dengan “MELIA BIYANG”

    Mengkonsumsi Melia Biyang selama enam ( 6 ) bulan berturut – turut bisa menunda penuaan selama 20 tahun (mengembalikan usia fisik/usia biologis ke 20 tahun sebelumnya).

    Bulan pertama :
    Anda akan tidur lebih nyenyak, saat bangun merasa lebih segar, lebih kuat, serta tenaga cepat pulih.

    Bulan kedua :
    Lemak dalam tubuh akan berkurang, pencernaan semakin baik, kegiatan seksual lebih baik.

    Bulan ketiga :
    Kemampuan berkonsentrasi lebih baik, masa penyembuhan penyakit lebih cepat, serta rambut lebih mengkilat. Gejala sakit menjelang haid berkurang untuk wanita, serta membuat kembali haid ( belum waktunya menopause ).
    Bulan keempat :
    Regenerasi sel – sel mulai ( proses penundaan penuaan ) serta metabolisme tubuh meningkat secara keseluruhan.

    Bulan kelima :
    Kulit kencang, padat dan elastis, tekanan darah dan kadar kolesterol menurun, kerut muka dan garis – garis halus mulai menghilang.

    Bulan keenam :
    Otot lebih padat, rambut tumbuh lebih banyak dan peningkatan tenaga secara keseluruhan.

    Manfaat Melia Biyang Terhadap penyakit :
    Meningkatkan daya ingat, menambah stamina fisik dan mental. Meningkatkan kemampuan seksualitas, mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan imunitas, darah tinggi dan stroke. Meningkatkan sistem metabolisme, meningkatkan kekuatan tulang, mengembalikan warna rambut dan pertumbuhannya, merangsang fungsi organ – organ tubuh yang vital, jantung, hati, pankreas dan ginjal.

    Cara Mengkonsumsi Melia Biyang :
    Disemprotkan ke bagian bawah lidah, digunakan waktu pagi hari sebelum sarapan dan malam sebelum tidur.
    Usia 40 tahun ke bawah : 3 kali semprot
    Usia 40 – 60 tahun : 4 kali semprot
    Usia 60 tahun keatas : 5 kali semprot.

    Izin POM Melia Biyang: SI 054618411
    Informasi & konsultasi sms Rudy Makhyudin: O2137878828 atau 081310104072

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s