LIKU-LIKU HIDUP BERJUANG sebuah puisi S ramilus

Selalu berproses

Selalu antri

Tiada yang tiba-tiba

Bukan instan hidup itu

Perlu mekanisme waktu

Perlu saringan massa

Perlu seleksi alamiah

Kita hidup terus harus berkiprah

Kita hidup terus harus berjuang mengorbankan segala

Tidak ada orang yang tiba-tiba jadi pemimpin

Semua perlu latihan dan ujian-ujian

Semua perlu digodok oleh zaman yang prihatin

Ikutilah liku-liku jalan hidup itu

Yang terkadang harus melalui gang-gang kecil

Laluilah

Terkadang harus masuk jalan padat dan macet

Seolah tak ada jalan keluar

Teruskanlah

Terkadang pula harus masuk jalur becek dan berlumpur

Terkadang juga harus melalui beribu-ribu

hambatan dan rintangan

Itulah liku-liku hidup menuju cita-cita

Yang harus kita jalani di dunia

Dengan segala ronanya

Dengan segala suka dukanya

Dan dengan segala pesonanya

Jadilah manusia yang senantiasa sabar dan teguh

Mengikuti irama dan liku-liku hidup itu

Insya Allah Tuhan senantiasa mengiringi

Setiap gerak dan langkah mu

Asal tetap suci murni

Segala niatmu itu

Baitul Faizin, 13 Nopember 2003

(Puisi S Ramilus)

Lelah …

Terlelah aku menghampiri setiap detik di sudut kota

memacu waktu yang tak berkesudahan

hiruk pikik memecah keheningan setelah pagi bergerak

menuju siang yang terus berputar

panas terik kawan suara membungkam kebisuan

harap cemas hanya katakan kepada sang mentari

duhai kawan …

kapan lelah ini berakhir

(Puisi kawanlama95)

Iklan