Berani Hidup 1966-2006 Sebuah puisi S Ramilus


Berani Hidup Sebuah Puisi S Ramilus

1966 – 2006

Ketika kebanyakan laki-laki
Takut menjalani hidup
Di kampung halamannya sendiri

Engkau berani maju!

Ketika kebanyakan orang lari dari sekolah
Untuk sekedar mengisi masa muda
Dalam hidup penuh kesenangan
Dan hura-hura

Engkau berani pantang menyerah!

Ketika orang belum berfikir
Tentang rumah di masa muda
Engkau telah menciptakan dengan kecil
Di tengah sawah!

Ketika orang-orang telah merasa
Putus asa dijalanan kehidupan
Tapi engkau berani menantang kehidupan
Mengambil kesempatan
Meskipun jalan itu
Sukar, sulit dan melintang

Engkau memilih hidup
Bukan untuk menjadi kacung atau pecundang
Tapi engkau pilih hidup sebagai pemenang

Engkau terus maju
Mengajak kawan seirama
Untuk bergerak bersama

Jangan takut hidup
Hadapilah hidup dengan perjuangan
Beranilah melakukan pengorbanan
Pupuklah terus segala asa dan keberanian
Untuk mengubah segala keadaan

Inilah yang menyebabkan
Hidup itu ada artinya
Dan menjadi pelajaran
Serta makna mendalam
Bagi generasi kita yang akan datang

(Puisi S. Ramilus)

Kokoh seperti ilalang

Berjalan dengan kaki telanjang walau panas aspal dilumuri oli …

tetap mendaki tanpa tali temali

mengambil buah di pucuk pohon walau sang buah jatuh ke bumi

meyusuri pantai walau ombak tlah datang

Dimanakah angin ketika keringat turun

hujan tak datang melihat hari terlihat mendung

ia berjalan tampa henti

walau lelah bercampur sembilu

kokoh seperti ilalang

di terpa angin

(By kawanlama95)

Ditulis setelah melihat status FB Khalifatun nisa


40 respons untuk ‘Berani Hidup 1966-2006 Sebuah puisi S Ramilus

  1. Ikutan memnghayati isi dari puisi-puisi ini, semoga bisa memahami dengan arti yang sesungguhnya. Maklum aja gak ada bakat sastra 😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  2. sudah bukan jamannya orang berani mati.. tapi justru harus berani hidup dengan jujur.. seperti ilalang.. ah analogi yang pas.. kuat, tapi fleksibel dan tidak mudah patah.. 😀

  3. hmmm malam sepi gini baca puisi kawanlama jadi makin syahdu…

    gimana kabarnya kawan? lama ku tak mampir ke tempatmu, semoga selalu dalam lindungan-Nya… amiiin..

  4. Berani hidup berani pula menjalaninya dgn keikhlasan hati…..tetap semangat untuk mempertahankan kehidupan….salam hangat selalu dari ayah yang jauh…maaf lama tak singgah…

  5. Tahun baru berganti datang..
    tampak samar menatap masa depan..
    kawan lama telah datang..
    bersalaman sambil bepesan…
    hidup cuma sbentar…
    perbaiki dari skarang..
    selagi diberi kesempatan…

    hehehe jd ikut-ikutan nih tp ngasal…
    sukses slalu ..fren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s