Mungkinkah jalan yang gelap ini bisa kita lewati kawan….?

Malam ini telah datang kawan. Walau gelap gulita tapi kita tetap harus berjalan menuju pagi yang terang benderang. Sangupkah bila jalan ini penuh bebatuan yang terjal dan sulit untuk dilalui .Kemana kita harus mencari penerangan, bila kita saja tak tau dimana arahnya  pertolongan kawan. Sudah ku coba untuk berjalan ke depan dan berjalan sangat pelan tapi tetap saja jalan ini seperti tak mau bersahabat  untuk dilewati. Ada lubang yang dalam dan siap melahap kaki kita yang bila salah melangkah maka kita akan terjerembab di lubang itu.  Ada jalan yang licin dan sangat jeblok bila kita tak hati-hati kita akan terpleset kawan.  Mungkinkah jalan yang gelap ini bisa kita lewati kawan….?

Mungkinkah jalan yang gelap ini bisa kita lewati kawan…? aku belum tersadar dari fikiran dan perasaan bahwa jalan ini pernah kulewati dan kita mampu melewati dengan tenang dan santai. Namun kenapa kita menjadi bingung dan ketakutan hingga kita tak tau kemana arah perjalanan malam ini yang gelap dan mencekam. Masih ada harapan di tenggah kegusaran kita bahwa jalan ini pasti ada akhirnya. Bukankah pagi akan cepat datang hmmm mungkinkah pagi itu akan datang bila kita tak mau bergerak menuju pengharapan itu. Bukankah engkau bermimpi suatu ketika akan datang seorang  membawa penerang sehingga kita menjadi seorang yang benar-benar berbahagia karena penerang itu. Oh sebuah harapan tertunda kah kawan ketika seorang  membawa penerang yang membuat mata kita mampu melihat alam disekeliling kita. Ayo kawan bangun dari mimpimu bila engaku mau maka sang penerang akan datang membawa sebuah lampion dari negri sebrang.

Aku yakin jalan yang gelap ini bisa kita lewati kawan…? Seorang datang dengan tiba-tiba entah dari mana datangnya membawa lampu ajaib hingga jalan yang gelap gulita menjadi terang benderang . aku tersadar ternyata untuk menjadi terang tidak harus menunggu pagi tapi di tengah malampun bisa terang benderang
(sebuah memory perjalanan di sungai siak)

Iklan