Aku sudah mencoba melewati malam kawan ….


Aku sudah mencoba melewati malam kawan .. walau malam semakin dingin dan anginpun berhembus sangat kuat sehingga seluruh badanku mengigil hingga akupun tak dapat berjalan dengan tegap. Aku terus berjalan melewati malam dengan sisa tenagaku yang sudah mulai terkuras hingga keringatku pun tak terasa sudah mengering dingin . Aku terseok hingga sisa tenagaku hampir habis dan akhirnya  terkulai lemas ..       terjatuh. Hingga ku tak dapat lagi berjalan .
Sambil ku terduduk aku hanya bisa memandangi bumi dengan kegelapan malam mencekam sampai aku merasa akan mati dibuatnya.Mungkinkah kematianku akan datang sesaat lagi kawan…. hanya sisa sisa waktu yang akan menjawab

Aku sudah mencoba melawati malam kawan… Pernah kugapai sebuah kayu kokoh yang ada disampingku … aku seperti punya  kekuatan tuk berdiri. Kucoba tuk berdiri dengan memegang kayu itu dengan perlahan-lahan namun apa yang terjadi .  Dengan kekuatan yang tersisa aku terus berusaha tuk berjalan namun baru selangkahku memulai namun kaki ini tak dapat kugerakan dan akupun terjatuh lagi. Aku menangis dan terisak ohhh kekuatanku tak mampu untuk berjalan dan tegak berdiri ….Sambil ku merenung kutatap langit-langit yang hitam pekat sambil kuterisak dan kukatakan apakah aku tak sangup lagi untuk  berjalan duhai sang penguasa Alam …

Biarlah malam ini aku hanya mengatakan … Aku sudah mencoba melewati malam kawan ….tlah kulalui malam dengan semangat  suka cita walau akhirnya aku menangis terisak .Tak sangup berjalan tuk melewati malam yang pekat .Angin berhembus sangat keras sama seperti hari hari sebelumnya , sama seperti masa laluku yang selalu indah dilewati dan semakin indah untuk dilewati karena apa aku suka akan keindahan malam walau gelap gulita dan anginpun berhembus sangat kencang seperti hari-hari sebelumnya.

Ku terduduk hanya katakan pada kawanku aku bisa melewati malam walau pagi seperti 1000 tahun ..

Sebuah kenangan persahabatan bersama kawanku saudaraku ….
Rumbai Pekanbaru

Iklan