Letnan Jenderal TNI Marciano Norman sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)

Antara Kepala BIN dan RUU INtelijen

Antara Kepala Bin dan RUU Intelijen

Beberapa Hari Lalu Tanggal 11 Oktober kami menemukan Status Seseorang di Facebook menuliskan status di bawah ini

Rencana penempatan Letnan Jenderal TNI Marciano Norman sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tepat. Marciano rencananya akan menggantikan posisi Jenderal (Pol) Sutanto.

RUU intelejen adalah bahasa halus nya UU SUBVERSIF..

BIN di bawah pimpinan sutanto, SALAH BESAR ternyata 80% didalam nya adalah masih dibawah komando HENDROPRIYONO yang nyata nya adalah penerus LB MOERDANI…
karena SUTANTO adalah mantan KAPOLRI, maka setiap setting skenario pengalihan tak jauh jauh bermain di tingkat kepolisian, seperti kasus susno, KPK, dan yg utama densus 88…
ada kesulitan sutanto untuk memainkan agenda lebih jauh, karena terbentur tongkat komando di daerah, di tiap daerah ada PANGDAM dan biasa nya PANGDAM tidak bisa di minta bantuan settingan oleh seorang polisi walaupun seorang jenderal polisi seperti sutanto..
DENSUS 88 itu luas, tapi ada tim di dalam nya yg dinamakan tim anti bom, tim ini adalah tim khusus dari densus 88, tim anti bom adalah tim ‘hebat’ nya densus, tim yg selama ini bertanggung jawab atas kejadian kejadian yg sering kita saksikan di tivi, tim nya GORRIES MERE..siapapun KADENSUS nya, tim anti bom ini tetap di bawah kendali dan pengawasan gorries mere…

RUU intelejen dibuat untuk pimpinan setelah sutanto, dan kemungkinan dipimpin kembali oleh ‘orang angkatan’…

kembali lah nanti kita pada era penangkapan, penembakan misterius, serta jaman orang hilang…
semua bisa terjadi, karena UU intelejen punya hak dan wewenang itu demi satu nama, yaitu KEAMANAN..

Semoga  dengan Terpilihnya Letnan Jenderal TNI Marciano Norman sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Apa yang menjadi Ke khawatiran kembali ke zaman orde baru tidak akan terulang lagi Penangkapan,penembakan misterius serta orang hilang. Semoga … Bravo TNI

Iklan