Ketika hujan membasuh bumi

Rintik hujan bersegera menjadi deras. .Memacu awan hitam terus mengerakan mendung hingga airpun tercurah ketika hujan membasuh bumi. Lentangkan asa meyibak kabut di bawah angan-angan meyeruput melantunkan malam. Yang asik masyuk mencekam menghilangkan bintang gemintang di kala malam. Terayun langkah kaki tak bergerak di bawah bayang-bayang malam yang menghilangkan romantisme malam yang penuh canda antara bulan dan bintang. Amboi kawan bintang bertabur hilang seolah mengatakan aku menghilang sayang demi dikau yang kucinta . Jangrik mengerik tak terdengar kawan yang ada hanyalah alunan suara hujan yang beradu bersama bumi berpijak.oh malam ketika hujan membasuh bumi . Alangkah indahnya tidur berselimut atap yang kokoh merajut sukma membelai asa.

Ketika hujan membasuh bumi sebuah pengalan romantisme mengalun di malam hari indah nyaman dan tenang. Sang belangpun tertidur asik dalam pelukan mimpi menerawang mencari asa yang hilang .kini asa itu tersampaikan seolah romantisme hujan membasuh bumi terulang kembali dalam sebuah kata yaitu CINTA .

Cinta yang hilang hadir dalam romantisme malam yang tak berakhir mencari kata-kata yang terusik entah pergi dalam peraduan malam. Duhai sang Pencipta pembuat yang hidup menjadi mati yang mati menjadi hidup dialah Allah yang selalu punya cara membangkitkan kata kata yang hilang . Menjadi sebuah episode yang tertunda. Hingga merubah arti apa yang dinamakan hidup . Hujan membasuh bumi seolah mengatakan pergilah mencari kata yang hilang dan dapatkanlah kata itu menjadi kata yang manis indah dan nyaman itulah kata CINTA sama seperti romantisme hujan membasahi bumi . By kawanlama95

Posted with WordPress for BlackBerry.