SEMBILAN NAGA DAN KASUS AMBON.. (DIBALIK MUNCUL NYA PREMANISME AMBON)

KISAH SEMBILAN NAGA 2008 DI DISKOTIK HAILAI…

Para preman eks peristiwa Ketapang berada dibalik insiden di diskotik Hailai, Ancol, Jakarta Utara. Saat itu, Bambang Trihatmojo (putra mantan Presiden Soeharto), Yapto Suryosumarno, dan Yoris Raweyai nyaris terbunuh setelah diserang sekelompok pemuda Ambon tak dikenal. Ketiganya diselamatkan oleh para bodyguard-nya, setelah insiden yang mencederai salah seorang dari antara bodyguard tersebut. ketiga tokoh pemuda itu memang pelanggan diskotik Hailai, dan ketika diserang, menurut sejumlah saksi mata, para pemuda Ambon itu hanya berkomunikasi singkat untuk memastikan apakah satu diantara ketiga orang itu adalah Yapto Suryosumarno. “Kamu yang bernama Yapto,” begitu ucapan singkat para penyerang sebelum mengayunkan senjata-senjata tajamnya. Akibat penyerangan tersebut, salah seorang bodiguard Bambang Tri, Roberto mengalami luka-luka akibat sabetan pedang kelompok penyerang. Roberto dirawat di RS Sint Carolus. Penyerangan terhadap Bambang Tri, Yapto, dan Yoris memang luput dari liputan pers, sehingga pihak Polres jakarta utara pun menapik berita itu. “Gawat gajah-gajah bertarung kok luput dari perhatian orang…,” ucap seorang perwira reserse di Polres Jakarta Utara. Kemungkinan adanya penyerangan dan pembunuhan terhadap Bambang Tri, Yapto dan Yorismemang sudah di prediksi. para preman Cengkareng, Kwini, dan Tanjungpriok akan melakukan “perhitungan” dengan Yoris yang dianggap aktor intelektual dibalik peristiwa ketapang tersebut. Nama Yoris dan Yapto disebut-sebut, karena dikaitkan para preman tersebut dengan nama Milton, seorang preman Ambon yang cukup disegani, yang hingga kini masih “buron” karena dicari-cari para pemuda Ambon di Jakarta, karena dianggap sebagai tokoh kunci pemicu kerusuhan Ketapang. Milton juga yang disinyalir sebagai provokator lapangan kerusuhan Ambon yang membawa serta ratusan provokator dari Jakarta menuju Ambon pada akhir Desember 1998 lalu untuk mempersiapkan kerusuhan di Ambon. Milton dikenal dekat dengan Yoris, dan konon cukup disegani oleh Yapto sekalipun. “Saudara deng saudara baku belah di Ambon. Ini ulah Yoris deng Milton. Beta tidak peduli deng Milton atau Yoris, kalau perlu deng Yapto, beta belah,” demikian ucap Rahakbauw dan Kifta, dua preman eks Ketapang asal Tanjungpriok yang merasa diperalat ketika peristiwa Ketapang, dan marah akibat terjadinya kerusuhan Ambon yang dianggap memecah-belah rakyat Maluku itu. Sasaran para preman Ambon ini sebenarnya juga ditujukan kepada mantan Pangkostrad Prabowo Subianto yang waktu itu bermukim di Amman, Yordania. Sehingga Ketua Umum PB NU, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) waktu itu pernah mengungkap kemungkinan Prabowo dicegat dan dibunuh setibanya di Bandara Cengkareng oleh para preman Ambon Cengkareng, jika memberanikan diri untuk datang ke Indonesia. Para preman tersebut merasa diperalat ketika peristiwa Ketapang terjadi, dan yakin kerusuhan Ambon direkayasa, didalangi, dan didanai oleh sejumlah oknum elite di Jakarta, dengan mengambil isu agama sebagai pemicunya setelah didahului persoalan sepele antar preman setempat. Mereka percaya Yoris dan sejumlah nama lain, serta oknum elite Jakarta sebagai aktor intelektual, dengan dana berasal dari keluarga Cendana. dalam daftar nama provokator versi Des Alwi tak memasukkan sejumlah nama yang menjadi koordinator lapangan para preman eks peristiwa Ketapang, seperti Milton, Sadrak Mustamu, atau Henki Lapii. Juga nama aktor intelektual lainnya seperti Ongen Sangaji yang dikenal memiliki kedekatan dengan Keluarga Cendana, juga dengan tokoh KISDI, Ahmad Sumargono, serta dengan tokoh Partai Bulan Bintang Eggy Sudjana. Selain dekat dengan Yoris, Ongen juga dekat dengan Wakil Ketua DPR/MPR Abdul Gafur. Baik Ahmad Sumargono, Eggy Sudjana, maupun para pejabat pemerintah seperti Menko Polkam Feisal Tanjung, dan Mentrans/Pemukiman Perambah Hutan, Hendropriyono berkali-kali menyebutkan pihak Republik Maluku Selatan (RMS) sebagai dalang kerusuhan Ambon. Padahal warga masyarakat Ambon sendiri menolak tudingan tersebut, dan balik menuding para penuding RMS itu sebagai dalang kerusuhan Ambon, karena pernyataan-pernyataannya. SEMUA INI BERAWAL DARI SEBUAH SETTINGAN BESAR, HANYA UNTUK SEBUAH KEKUATAN STATUS QUO PADA WAKTU ITU.. PENGALIHAN BERDARAH..MENYELAMATKAN ASET SEMBILAN NAGA..KARENA SETELAH ITU, TOMY WINATA CS MENGUASAI SELURUH BISNIS JUDI DAN HIBURAN MALAM DI JAKARTA… DAN CENDANA (BISNIS,ASET) NYA LUPUT DARI PANTAUAN MEDIA… PREMANISME DI NEGERI INI SEMUA NYA DI BECKENGI OLEH APARAT KEAMANAN.. DIPELIHARA DAN DI BINA UNTUK PERSIAPAN SKENARIO SKENARIO ATAS BANGSA INI.. DAN SEMBILAN NAGA PERNAH LAKUKAN ITU…(dewa)

(data dari berbagai sumber..)

Artikel SEMBILAN NAGA DAN KASUS AMBON.. (DIBALIK MUNCUL NYA PREMANISME AMBON) sudah di baca/di kunjungi 15.146 kali

About these ads