Pernyataan Sikap DPP-FPI tentang G R A M E D I A

Setelah sholat subuh kami kawanlama95 membuka email dari Blackberry ada kiriman dari kabarnet dengan tulisan judul Pernyataan sikap tentang gramedia. Setelah membaca seluruh isinya kami telusur google. Beberapa   situs online sudah memberitakan tentang terbitnya buku ‘5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia” yang dari Buku aslinya berjudul 5 Cities that Ruled the World”. Buku Terbitan gramedia ini ada unsur penistaan Agama. Kami berpendapat munculnya sebuah buku di pasaran tidak dengan sendirinya saja. Pasti ada proses yang panjang. Gramedia adalah salah satu penerbit Besar di Indonesia seperti kecolongan. Apakah memang di biarkan ? apakah ada unsur ketidak sengajaan. Kami berharpa agar pihak Gramedia tidak melakukan hal-hal yang membuat dampak negatif di negri ini.

Kasus ini perlu  di cermati dengan teliti. Di bawah ini kami Tampilkan pernyataan sikap dari kasus Gramdia ini. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi penerbit-penerbit yang lain. Para penikmat buku agar bisa bersikap tenang dan tidak perlu bersikap yang tidak semestinya.

Di bawah ini kami salinan dari Pernyataan Sikap DPP-FPI Tentang Gramedia :

logo fpi

Pernyataan Sikap DPP-FPI

tentang

G R A M E D I A

Sehubungan beredarnya buku berjudul “5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia” yang merupakan terjemahan dari buku “5 Cities That Ruled The Word” karya Douglas Wilson terbitan GRAMEDIA, yang pada halaman 24 menyatakan bahwa Muhammad seorang PERAMPOK dan PEROMPAK yang memerintahkan penyerangan terhadap Karavan-Karavan Mekah, dan memerintahkan serangkaian PEMBUNUHAN demi meraih kendali atas Madinah. Dan pada halaman 25 menyatakan bahwa ayat-ayat Damai dimasukkan dengan ayat-ayat JIHAD ketika Muhammad berpaling ke kekuatan PEDANG dalam penyebaran Islam.

Maka sudah merupakan komitmen FPI dalam hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia bahwasanya tidak ada tempat di Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi para penghina dan penista serta penoda agama apa pun. Karenanya, dengan nama Allah SWT Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam (DPP-FPI) di Jakarta menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Bahwa buku tersebut secara demonstratif dan konfrontatif serta terang-terangan telah MENYERANG Islam dengan MENGHINA Nabi Muhammad SAW dan MENODAI ajaran agamanya.
  2. Bahwa penerjemah  dan editor serta bagian penerbitan buku tersebut tidak mungkin tidak tahu adanya penghinaan dan penodaan tersebut pada saat proses penerjemahannya dan pengeditan serta penerbitannya.
  3. Bahwa PT. Gramedia Pustaka Utama – KOMPAS GRAMEDIA – Jakarta, selaku penerbit buku tersebut sudah melakukan pidana penodaan agama dengan sengaja, sehingga tidak cukup diselesaikan dengan meminta maaf dan penarikan buku saja, tapi harus mempertanggung-jawabkannya secara hukum.
  4. FPI akan memproses semua pihak yang terlibat dalam penerbitan buku tersebut melalui jalur hukum, untuk membela kemuliaan Rasulullah SAW dan kesucian agama Islam, sehingga akan menjadi pelajaran buat semua pihak, sekaligus pendidikan hukum bagi masyarakat luas.
  5. Bahwa pemerintah harus segera menindak lanjuti laporan FPI tentang GRAMEDIA serta memprosesnya secara cepat dan tepat sesuai dengan Undang-Undang Penodaan Agama, agar umat Islam tidak terprovokasi, sehingga tak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Demikian Pernyataan Sikap Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam (DPP-FPI) untuk diketahui masyarakat luas dan agar menjadi perhatian serius bagi para penegak hukum dan pengambil kebijakan.

Jakarta, 22 Rajab 1433 H / 11 Juni 2012 M.

Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam

Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA

Ketua Umum

KH. Ahmad Sabri Lubis

Sekretraris Jenderal