Habis gelap terbitlah terang..

 

Selalu ada kata indah dalam setiap relung-relung kehidupan dan selalu ada hal manis yang bisa dikenang. Hitam pekat dalam gelap gulita hidup tidaklah selalu buruk,paling tidak untuk beberapa orang hitam pekat dalam gelap gulitanya hidup merupakan hal yang indah dan manis. Sebuah paradok filosofi kehidupan. Beban beratnya hidup tidak selalu hidup itu  menjadi gelap dan gelapnya kehidupan tidak harus merupakan beratnya beban yang di tanggung. Itulah kehidupan selalu punya nilai yang berbeda di setiap insan kehidupan. Ingatkah kata Habis Gelap Terbitlah Terang. Tentu saja Judul diatas merupakan kata yang punya nilai tinggi dan makna yang luas.

Ketika mentari itu redup tentu saja alam akan mengantikan posisi mentari yang redup dan bulanpun datang dengan tersenyum lembut, sang bulan berguman.”aku datang menemuimu wahai manusia”, bulan tak pilih kasih ia akan mucul setiap malam datang. Menerangi alam mayapada yang penuh hiruk pikuk dengan tingkah pola manusia yang sudah sangat bingar. Malam gelap gulita bisa menjadi indah dengan suasan di keheningan malam yang mengasikan.Itulah malam yang penuh misteri dan mengairahkan. Ketika menjelang pagi reduplah bulan ditengah alam pagi yang mulai terang. Mantari hadir dengan membawa selaksa pengharapan ia mucul seolah mengatakan ayo bangkit dari tidurmu yang panjang wahai penikmat alam.Ia datang dengan gagahnya ia datang dengan sinar mentari yang menyilaukan seolah mengatakan aku tetap hadir dengan membawa keindahan untukmu.

kehidupanpun sama seperti bulan dan mentari dia juga sama seperti gelap dan terang. Ia akan tetap berlalu dan menghilang seperti kesulitan dan kesusahan hidup akan selalu hilang dengan datangnya kemudahan dan kebahagian datang. Ia akan mucul secara tiba tiba dan datang dengan mengejutkan. Ia akan datang tanpa di minta dan tetap akan mucul dengan doa – doa pengharapan manusia dia akan datang dengan kegigihan kegigihan usaha manusia dan akan mendekat karena apa yang dikerjakan manusia. Siapakah yang membuat itu semua Hanya yang Maha mengabulkan, Maha yang tak ada menjadi ada . Dialah Allah yang membuat gelap menjadi terang. Untuk itu benar apa kata pemilik blog ini Bergerak tak perah mati maka Habis gelap terbitlah terang. Bravo…