Tentang Kalah dan Menang

 

Di bawah ini adalah sebuah tulisan seorang sobat kawanlama95 sebut saja bernama penyair demonstran.Seringkali kami admin kawanlama95 berkunjung ke kediamannya. Banyak hal yang bisa di petik pelajaran ketika ia bercengkrama dengan anaknya yang sudah 4 orang. Bangaimana berkomunikasi dengan anaknya. Di bawah ini adalah tulisan beliau yang sudah pernah di publish di blog tetangga.berikut tulisannya tentang kalah menang

Ungkapan ini sudah tidak asing lagi untuk kita,” kalah itu biasa, menang itu baru luar biasa”.

Saya sejak fathi baru masuk di kelas tk a sering mengajaknya bermain peran tentang arti kalah dan menang.

Ceritanya begini kawan, saat saya dan fathi selesai sholat berjamaah di masjid atau mushola seperti biasa dalam jarak kurang lebih 50 meter menuju rumah kami biasa melakukan adu balap lari ( sprint ayah lawan anak ), nah hampir di tiap balap lari dengan fathi ia selalu tampil sebagai pemenang ( karena sengaja saya kalah dengan maksud memberi motivasi diawal agar berikutnya mau sprint lagi ) dan hal itu selalu berulang fathi sebagai pemenangnya.

Suatu ketika kondisinya saya ubah, oke.. kita mulai ya mas fathi! 1…2…3…larrrriiiii, saya lari lebih kencang dari biasanya dan hasilnya mas fathi kalah untuk pertama kalinya. diluar dugaan saya, mas fathi marah tidak mau menerima kekalahan..huhuhu…hiks..hiks. saya kira mas fathi dapat menerima kekalahan itu secara wajar tapi ia marah dan mogok beberapa hari tidak mau sprint dengan ayahnya. hmm..gimana ya caranya agar mas fathi mau adu lari lagi?

Tiga hari berlalu dari kejadian kekalahan pertama mas fathi, saya mencoba mengajaknya lagi untuk balap lari. oke…kita atur posisi mas! 1..2…3 larrriiii, sekedar mengobati kekesalannya saya biarkan fathi kembali sebagai pemenang. horeee..fathi menang, ayah kalah. begitu seterusnya selama berbulan-bulan mas fathi selalu menang dan jika kalah maka ia akan marah, menangis bahkan meminta ulang adu lari agar ia tampil sebagai pemenang. hal ini sungguh mengingatkan kejadian pada masa kecil saya yg gemar bermain catur, saat permainan catur yg seharusnya saya menang tetapi karena lengah akhirnya saya kalah. atas kekalahan itu biasanya saya sulit tidur karena masih terbayang kemenangan yg sudah di depan mata pupus akibat blunder.

Ternyata sudah lebih lima bulan saya dan mas fathi bermain peran ” tentang kalah dan menang ” dalam adu balap lari.

Ahh…sudah lama kau nak terbuai dengan kemenangan, hmm..saatnya menguji kembali pelajaran tentang kalah dan menang kamu rasakan.

Oke…siap ya? 1…2…3…larrriii, fathi tertinggal jauh dibelakang. hore ayah menang, yes…yes…yes ayah menang.

Kawan…saya saksikan mas fathi tidak lagi marah, tidak lagi menangis dan tidak lagi cemberut memaki atas kekalahannya, bahkan mas fathi meminta ulang sprint sampai tiga kali dan untuk ke tiga kalinya ia kalah. rupanya mas fathi masih penasaran, ia masih bersemangat untuk menantang lari untuk yg ke empat kalinya. oke..siap ya? 1…2..3 larrriii, kali ini mas fathi ku biarkan melesat dan memenangkan sprint yg ke empat di sore itu.

Mas Fathi…apakah kamu sekarang sudah mengerti tentang kalah dan menang?

(BY , Penyair demosntran)