Apatiskah kita ?

 

Dalam rangka mengenang awal – awal mulai aktif ngeblog pada november 2008 kami admin kawanlama95 akan mengulang beberapa postingan yang kami anggap jarang di baca.Ada beberapa hal kenapa artikel ini jarang di baca Salah satunya berjudul Apatiskah kita yang di posting pada tgl 17 Febuari 2009 . Artikel apatiskah kita ? pertama kali di Posting di blog lainnya lalu di eksport ke blog kawanlama95.wordpress.com.Artikel Apatiskah kita hanya di baca sebanyak 15 kali. Postingan Apatiskah kita tidak memakai Tag dan tidak menjelaskan apa yang di maksud apatis.Saat ini kami akan memposting ulang dengan memperbaiki beberapa hal agar.Artikel ini bisa di baca dan di cari lewat berbagai kata kunci. Berikut artikel apatiskah kita ? :

Apatiskah kita ?

Suatu ketika seorang kawan mengajakku mengikuti seminar ekonomi.Ketika itu aku tak
sampai hati untuk menolaknya.Aku berfikir. Apa yang didapat dari sebuah seminar apakah hanya ilmu,wawasan tambah kolega atau hanya sekedar ikut dan mendegarkan saja ketika pembicara berceloteh.Seminar ini yang diadakan Fakultas ekonomi Universitas Indonesia Jurusan Management.Banyak hal yang di dapat dari acara Seminar Ekonomi ini. Namun pertayaannya Apakah dengan seminar bisa merubah cara pandang kita terhadap permasalahan yang ada dan mampu mengambil hal yang positif yang nantinya dalam melaksanakan apa yang menjadi niat dan keinginan kita dalam kehidupan perekonomian.(baca usaha/bisnis). Jangan-jangan semangat sebentar lalu apatis. Apatis adalah cuek, acuh tak acuh dari hasil seminar ekonomi tersebut.

Kawan …. Bukankah kita sudah cukup sering mendengar pejabat berkata – kata,
Kawan …. Bukankah kita sudah cukup sering mendengar seorang pengamat ekonomi berkata – kata.

Kawan …. Bukankah kita sudah cukup sering mendengar anggota dewan mengkritisi pemerintah dengan kata – katanya
yang pedas.
Kawan … Bukankah kita sudah cukup sering mendegar parpol berkata – kata,bersahut – sahutan dengan parpol lain

sudah cukup kawan kutulis semua itu.Sudah sering anda membaca tentang itu.

lelah aku mendegar harga sembako naik
katanya swasembada tapi beras kok naik
katanya bensin bersubsidi tapi kok pemerintah menikmati keuntungannya.
Katanya persedian pupuk terjamin tapi kok petani ga bisa beli

ah aku jadi malas ikut – ikut seminar segala.

Kawan ……

kita butuh hiburan.
Hiburan kita apa kawan
rakyat tersenyum membeli minyak goreng murah,cabe murah, tomat murah,daging murah terutama daging kambing kali yeee ayam ,apalagi harga emas lagi naik lagi,sampe kita jajan aza pada naik juga wah semuanya serba naik.

Lelah kawan

Aku ingin rakyat tidak tertindas ,bisa apa kita ini kawan
Apa harus berdemo yang tidak ada hasinya.apa harus memboikot atau mogok nasional wah terlalu panjang.kalo kutulis

Lelah kawan ”
Aku menangis ketika seorang anak berkata pada ibunya. “Mak mau makan”. “nak tunggu bapak ya mudah2 bapak bawa duit,
nanti baru masak.

Lelah kawan
Mas bayar dong utangnya…”aduh maaf nih boro – boro bayar utang udah bisa makan aja udah bagus.berhenti dulu ada sms dari seorang kawan . “Jd ngga ikut? Pertanda anda sudah gagal melaksanakan program untuk menuju sukses.. ”
Ya kawan apkah aku harus datang kalaupun aku datang.aku tidak hanya sekedar mendengarkan.

Dari postingan Apatiskah kita ? ini sebenarnya tidak hal yang bisa di dapat hanya sebuah gumannan yang di tulis di Blog kawanlama95.wordpress.com .Pada akhirnya kami mengikuti acara seminar yang diadakan Fakultas Ekonomi UI tersebut.Ya benar semangat dalam acara tapi setelah itu biasa saja atau bisa juga di sebut apatis.

Apakah dengan di tambahkan tag dan di posting ulang akan di baca dengan pencarian di mesin pencari dari berbagai kata kunci.Bila tidak jadi apatis lagi dah…

Artikel asli :https://kawanlama95.wordpress.com/2009/02/17/apatiskah-kita/