Sebuah catatan kecil akan keindahan


Aku duduk di kursi biru dan memandang bunga-bunga nan hijau di sebrang sana. Di sudut ruang sunyi hanya detak jam terdengar. Suara mobil dari kejauhan sayup sayup terdengar. Hanya sebuah ilusi dalam lamunan yang tak berakhir.Sebuah kata selaku ku ingat kata itu tak asing dalam blog ini yaitu sepi sunyi sendiri.Aku hanya tersenyum mengingat tulisan tulisan kecil yang hanya biasa saja. Namun bisa jadi ada makna yang tak semua orang akan mengerti bisa jadi itu hanya sebuah simbol ataupun sebuah sinyal atau bisa jadi hanya pemanis dalam berkreativitas dalam sebuah tulisan. Pungung ini hanya bisa tersandar di meja sambil berselonjor memandang kaca bening yang tak memantul. Mata ini sudah mulai sembab setelah menikmati kegalauan sisi dunia yang tak habis habis.

Seringkali terangnya matahari membuat silau bagi yang memandang aku ingin    bermandi air nan dingin di bawah teriknya matahari. Aku ingin tertidur di sungai yang berarus kuat. Aku ingin tertidur di bebatuan ya besar Hinga aku bisa merasakan nikmatnya sebagai manusia. Indah dan keindAhan yang tak terlupakan. Sebuah catatan kecil akan keindahan.


Satu respons untuk “Sebuah catatan kecil akan keindahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s