KASUS AKIL MOCHTAR
(PERANG GOLKAR vs DEMOKRAT)

wah makin rame nieh.. kalimat itu sempat terucap kan ketika pertemuan para ronin di belakang grand indonesia kemarin

percaya atau tidak, lapangan sedang ‘ramai’ alias becek dan licin

kasus akil mochtar kini menjadi perang kubu demokrat vs kubu golkar di lapangan

siapa yang lebih kuat dan siapa yang lebih menguasai lapangan, dia lah yang menjadi pemenang

kasus penemuan narkotika di ruang kerja akil mochtar itu menjadi salah satu indikatornya

BNN sudah mengeluarkan press realease bahwa akil mochtar negatif memakai narkotika

dilapangan mengatakan ini adalah hasil lobi lobi tingkat tinggi kubu golkar di kepolisian dan BNN

demokrat yang memang dari awal mengawal kasus akil mochtar merasa di acak acak settingan nya

perang pun berlanjut ke media

media sudah terpecah

sebagian media ada yang sudah membangun opini lanjutan versi mau nya golkar, bahwa penangkapan akil mochtar adalah rekayasa dan di buat

tapi sebagian lagi masih mengikuti versi maunya demokrat dengan tetap ‘setia’ menunggu pemeriksaan kedua BNN melalui pemeriksaan rekam medik rambut akil mochtar lanjutan

dan justru saya melihat, kini bukan MK yang menjadi fokus tapi melainkan ‘pilihan’ mau nya BNN pro settingan yang mana

BNN menjadi pemain penting yang tiba tiba muncul

pertempuran demokrat vs golkar pun mengarah kepada siapa yang paling kuat melobi dan yang paling berpengalaman di lapangan

apakah golkar yang senior, dan lebih paham medan lobi, seperti kasus e-ktp yang dulu sempat gembar gembor melibatkan setyo novanto bendahara golkar akhir nya berhasil meredam kasus tersebut di KPK

atau kekuatan kekuasaan yang dimiliki demokrat, dengan mengeluarkan segala jurus dan peralatan perang nya yaitu KPK dan kepolisian demi pengalihan century dan hambalang

ada peperangan yang tidak ditangkap dan diketahui publik

yang mungkin dalam posisi buah simalakama dari peperangan ini adalah BNN

taruhan nya yaitu korps kepolisian

golkar dan demokrat punya jaringan kuat didalam nya

tengoklah yories dan agung laksono (kubu golkar) yang di ‘segani’ para PATI kepolisian

lalu demokrat yang memiliki sutanto mantan kapolri, kepala BIN dan kalakhar BNN

mereka berdua berperang demi sebuah settingan versi masing masing.

akil mochtar kini menjadi rebutan, rebutan untuk diselamatkan (kubu golkar) dan rebutan untuk dimakan (kubu demokrat)

-bang DW-