INGPO DI BALIK ‘PENJEMPUTAN’ BIN KEPADA Prof DR SUBUR BUDHISANTOSO

ada berita baru hangat hangatnya, tentang informasi yang memberitakan; BIN menjemput mantan ketua umum Partai demokrat prof DR subur budhisantoso sebelum keberangkatannya menghadiri diskusi yang diadakan PPI nya anas urbaningrum

seluruh jagat media heboh, dan lalu gasrak gusruk dengan analisa analisa sendiri yang berlanjut menjadi opini liar atas kejadian tersebut

opini yang paling banyak ditemui adalah bahwa SBY sudah mirip ORBA karena menggunakan alat negara (BIN) untuk menjemput paksa seseorang yang diundang untuk diskusi terkait politik yang materinya menyidir kebijakan politik dinasti SBY

sebelum berlanjut, perlu kita ketahui prof DR subur budhisantoso adalah ketua umum partai demokrat pertama

ketua umum partai demokrat yang pertama, sebelum hadi oetomo salah satu kerabat SBY menjadi ketua umum

opini liar pun bergulir, PPI selaku ormas buatan anas urbaningrum pun menjadi yang terdepan memberitahukan ke publik, bayangkan lewat laman youtube langsung, memberitahukan prof DR subur budhisantoso tidak bisa hadir karena dijemput anggota BIN

BIN pun memberitahukan, kalau panitia mau menjemput prof DR subur budhi santoso silahkan datang langsung ke kalibata (kantor BIN)

lalu panitia datang ke kalibata, tetapi diberitahu untuk menjemput prof DR subur budhisantoso harus ijin dari kepala BIN yang sedang ke istana

sementara SBY sedang tidak ada di istana, buat apa kepala BIN ke istana atau kepala BIN bukan sedang ke istana tapi melainkan tempat yang lain

semua otak pengamat pun tiba tiba bergulir dengan versi masing nasing

hmmmmmm

langsung saja, saya akan berikan otak versi para ronin dilapangan

kejadian penjemputan prof dr subur budhisantoso adalah salah satu deception operation ala intelejen

ya, operasi penyesatan ala intelejen

publik menyangka ini semua ulah SBY

dan langsung menghakimi, pemerintahan SBY tak lebih seperti pemerintahan orba, yang ketika panik maka akan melakukan segala cara untuk membersihkan kotoran yang bakal menjadi penyakit

dan membangun opini itu berhasil

kenyataan nya, para ronin memberitahukan, ini sinetron sutradara nya dari anas urbaningrum itu sendiri

lewat peran sosok sudi silalahi sang bapak angkat anas

yang memerintahkan penjemputan itu adalah dari istana (kantor setneg yang membuat perintah/tanpa sepengetahuan SBY)

publik tidak pernah tahu, hubungan SBY dan sahabat dekat nya yang bernama sudi silalahi sudah retak

sejak pemberian status tersangka kepada anas oleh KPK, sudi merasa SBY tidak berusaha menjaga aset nya berharga yang dia rekrut sejak menjadi ketua HMI dulu

hingga sudi rela membakar kantor nya sendiri yaitu gedung setneg sebagai pelampiasan amarah sekaligus memberi cinderamata dokumen bukti keterlibatan ibas dikasus century kepada anas, anak kesayangannya

BIN itu alat negara, siapa yang bisa menggunakan jasanya kecuali pihak istana atau petinggi TNI

sudi silalahi punya kedua akses tersebut

dan satu lagi, sejak kejadian itu ormas PPI menjadi buah bibir dan berhasil menempatkan anas urbaningrum sosok yang didzalimin dan dimusuhi selalu oleh SBY

silahkan lah percaya kepada akun akun macan dan berita online yang ada.

kesimpulan nya cuma satu, ayo lawan SBY, dan jadikan nama SBY untuk dimanfaatkan untuk membangun opini anti kebebasan dan rezim penguasa

bravo, berhasil

jadi biarkan saja lah, para pencinta kuasa saling berkelahi dilapangan

sementara kita cukup pikirkan bayar listrik dan harga sembako buat makan

-bang DW-