Hutan larangan di Caringin Bogor , 28 Km dari Cibinong


leuwung_larangan02

Hutan larangan ini terletak di Desa Pancawati Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Ini adalah sekitar 28 km dari Cibinong. Pengunjung akan datang untuk Cikeureuteug Vilage, dari Cikeureuteug lokasi tersebut sekitar 7 km jauhnya atau dari Cibinong yang dibutuhkan sekitar 7 jam dengan mobil. Meletakkan hutan di atas bukit di tengah-tengah Desa Pancawati.

Menurut Mbah Wirya yang menjadi penjaga tempat suci ini, adalah dilarang bagi siapa saja untuk mengambil foto atau menulis tentang tempat ini, dan karena izin-Nya kami dapat menulis dokumentasi tentang tempat ini dan mengambil beberapa foto.

Menurut kebanyakan orang penziarah  , tempat ini diangap  tempat suci karena adanya kuburan keramat. Salah satu kuburan yang diangap keramat milik seorang tokoh penyebar Islam dan memiliki hubungan dengan Cikundul pemakaman (makam Arya Wiratama, Cianjur) dan makam Mbah Arya Pasir Angin di Kecamatan Megamendung.

leuwung_larangan01Mbah Wirya menyebutkan beberapa nama seperti 1. Syech Wali Mama Haji Yusuf, 2. Syarifah binti Ainoloh, 3. Amah binti Hasanah sebagai tokoh-tokoh yang dimakamkan di tempat suci ini.

Jumlah peziarah yang datang ke tempat ini berkisar 600-800 orang. Mereka dari Bogor dan luar Bogor. Sebagian besar adalah perempuan. Tujuan mereka adalah 1. berdoa untuk para leluhur, 2. berdoa untuk Semoga Tuhan memberkati kehidupan mereka 3. berdoa untuk Semoga Allah memberi keberkahan untuk dirinya dan seterusnya.
Untuk berdoa di pandu oleh penjaga tempat ini

Sahabat -sahabat sekalian berwisata sambil mengingat kebesaran peyebar Islam adalah di bolehkan namun bila kita mengkultuskan peyebar Agama Tersebut adalah tidak bijak. Maka bersikaplah sesuai aturan Agama dan ambilah hikmah yang terkadung tempat wisata ini. Dan ingatlah bahwa kuburan hanyalah kuburan dan kuburan tidak akan mampu mengambulkan permintaan kita. Tapi hanya Allah yang mengabulkan semua permintaan kita.Jadi kata guru ngaji saya Mintalah kePada Allah nanti Allah akan mengabulkannya.Selamat berwisata Ziarah di Hutan larangan di Caringin Bogor ya dekatlah dari Cibinong cuma 28 Km
semoga bisa membawa kenyamanan dalam berziarah dan  berwisata Amien

Sumber : kawanlama95.Blogspot.com


42 respons untuk ‘Hutan larangan di Caringin Bogor , 28 Km dari Cibinong

  1. seandainya bisa berkomunikasi langsung mengapa harus ziarah ya…

    namun jika inget tehnologi canggih selular dan internet yang tergantung sinyal, server dan lain sebagainya…. betapa pendapat untuk tidak mengkultuskan itu … 😆

  2. ini blog kedua yg saya temukan membahas potensi daerah masing2. keren banget! ini juga salah satu jenis artikel yg saya sukai, setidaknya membuat mereka di dunia luar sana mengerti betapa luar biasanya negeri ini. tetap semangat bikin artikel kyk gini bro.. ^_^

  3. Terima kasih info nya kak, ingin deh suatu saat bisa berwisata ke sana…
    Adanya larangan mengambil foto, jadi teringat perkampungan Badui Dalam di daerah Lebak sana, banyak pantangan nya. Sebenarnya pantangan itu siapa yang buat sih? jadi bingung deh, padahal kan itu sama saja seperti daerah2 lain, dan hakikatnya itu bumi ALLAH juga…Yah entahlah, mungkin saya bingung karena saya masih bodoh…

  4. hmm..mengkultuskan para penyebar agama itu sendiri ya…
    bukankah, di Indonesia sendiri masih banyak hal-hal seperti itu?

    btw, terima kasih banyak infonya kawan…
    bisa menambah list kunjungan wisata saat pulang kampung nanti…
    hehehehe..

  5. di pelosok tanah air ini masih banyak banget yang mengkultuskan para penyebar agama, masih banyak yang berurusan dengan hal itu…
    mari kita melakukan hal apapun dengan wajar saja dan sesuai tuntunan agama dengan baik

  6. tempat keramat yah??

    ga bole ambil foto.. nah kawanlama kok malah ngambil trus di publis malah hihihi awas loh tar di datengin penjaganya hihihihihi… (ooohh uda ijin dari mbah wirya to? kirain :D…)

    ziarah sebenernya salah satu tujuannya agar kita mengingat kematian, bahwa kita hanya hidup sementara, jadi perbanyak ibadah. yuuk kawan ke mesjid hehe…

    met shaum ^^

    1. betul tuh, rata2 ziarah dijadikan tempat mencari barokah…cari barokah mah banyak ibadah, bkn ktempt2 gitu musyrik,,,,manusia jgn takut dengan nama hutan larangan or apa gak boleh foto or gmn.. dunia ini Allah ciptakan untuk kepentingan umat manusia menikmati keindahan ciptaannya selama tidak menjurus maksiat,,, adanya timbul mitos hanya akal2 syeitan mmng musuh manusia untuk menjerumuskan, jgn tkt inget dan banyak ibadah sm Allah SWT penguasa Alam semesta ini.

  7. Salam kenal…Ooo, jgn2 itu Caringin yg di Ciawi mau k arah Sukabumi y???G nyangka, lama tinggal di Bogor baru tau ttg ini hehe, pdhal sering k tmpat tmn di sana hehe…Jgn lupa berkunjung ke blog sy, mkasih…

  8. Alhamdulilah sya udah pernah ziarah k maqom beliau, san alhamdulilah jga saya di izinkan untuk melihat langsung peninggalan beliau yaitu tmpat beliau tinggal nma.a goa kahuripan yg mna konon, kta.a goa itu tmpat tinggal almarhum al magfiroh Mama Wali syekh yusuf. Allah yarham.. Di dlm goa itu trdpat air trjun yg mengalir sangat deras dan sejuk skli jika kita minum langaung air.a.. Dan klo kita mao masuk k dlm goa.a kita di sunahkan hrus adzan dan qomat di dpan goa.a..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s