Kaleidoskop kepolisian 2011 (Polisi)

Polisi itu

Polisi itu

Ada Status fb yang menarik di ujung akhir tahun 2011 ini mengenai Polisi yang kami beri judul kaleidoskop Polisi 2011 (polisi). Dari judul mungkin tidak nyambung hanya boombastis saja . Berikut kami foto status Fb dan isi artikel di facebook :

Jadi ingat waktu pemilihan KAPOLRI lalu, ada 3 calon kapolri; pertama komjen pol nanan sukarna, kedua irjen pol imam soedjarwo, dan terakhir irjen pol timur pradopo…pemilihan yang akhir nya menaikkan irjen pol timur pradopo menjadi seorang kapolri menggantikan jenderal BHD..

ada sentimen yang beredar pada waktu itu, dari calon calon yang ada, dari calon irjen pol imam soedjarwo yang kabar nya masih kerabat SBY dan calon komjen pol nanan sukarna yang prototipe nya SUTANTO..

tentu SBY melihat faktor ‘aman’ dan negoisasi politik yang ada di lapangan, seandai nya irjen pol imam soedjarwo dijadikan kapolri tentu akan berbau KKN walaupun itu sekedar isu saja, atau komjen pol nanan soekarna yang yang track record nya sedikit tercoreng sewaktu menjabat kapolda sumut, (selain itu posisi komjen pol nanan soekarna yang sangat diterima internal dan eksternal kepolisian yang membuat SBY sedikit merasa ‘bahwa komjen pol nanan yang akan menjadi anak buah yang susah diatur, melihat bargain posisi dari komjen pol nanan yang sangat baik pada waktu itu)…

semestinya, mungkin komjen pol nanan soekarna yang menjadi KAPOLRI pada waktu itu. melihat begitu banyak dukungan dari komisi III dan dari PATI kepolisian yang menerima figur komjen pol nanan, SATU HAL YANG PENTING DALAM SETIAP LEMBAGA KE MILITER AN ATAU PUN KEPOLISIAN ADALAH ORANG YANG DUDUK DALAM POSISI NOMOR SATU ADALAH ORANG YANG PERNAH MEMEGANG TONGKAT KOMANDO ATAU DI TERIMA SEMUA FAKSI KOMANDO DALAM LEMBAGA TERSEBUT…dan komjen pol nanan memiliki semua aspek itu…
namun akhir nya keputusan negoisasi politik dan bargain posisi dimata sejumlah elit lah, yang melihat dan memberikan PERTIMBANGAN kepada SBY terkait keputusan irjen pol timur pradopo menjadi KAPOLRI…

pertemuan akhir antara jenderal pol BHD selaku kapolri dan SBY yang melahirkan walk out nya jenderal BHD pada menit menit akhir waktu itu pun akhir nya terjawab dengan sendiri nya…

mengapa irjen pol timur pradopa menjadi KAPOLRI..
TERNYATA TAK JAUH JAUH DARI LOBBY PARTAI BERLAMBANG MERCY ITU…
ADA APA DIBALIK HUBUNGAN JENDERAL TIMUR PRADOPO DAN DEMOKRAT…
ternyata ada hubungan yang sangat mesra antara JENDERAL TIMUR PRADOPO dgn BENDAHARA UMUM DEMOKRAT M. NAZARRUDIN..

melalui proyek pembangunan fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi di bawah Polda Banten pada tahun 2006. Perusahaan yang didapuk memegang proyek adalah PT Gunakarya Nusantara–beraviliasi dengan perusahaan milik Nazar.

Timur Pradopo saat itu menjabat sebagai Kepala Polda Banten (2005-2008). Laporan keuangan PT Anugrah Nusantara dan PT Gunakarya Nusantara itu tidak merinci jenis proyek yang dikerjakan. Kedua laporan keuangan perusahaan itu hanya menyebutkan “proyek di Polda Banten.”

Kendati demikian, eksistensi proyek di Polda Banten yang dikerjakan PT Gunakarya Nusantara itu tertera dalam catatan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). PT Gunakarya Nusantara tercatat beralamat di Jl. Suryalaya XVIII No. 13-15, Buah Batu Kota Bandung, 40265. Direktur Utama perusahaan adalah Ir. H. Nilla Suprapto, kelahiran Garut, 17 Mei 1951, beralamat di Jl. Suryalaya XVIII No. 13, RT 010 RW 004, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Jawa Barat.

Proyek yang dikerjakan itu adalah pembangunan fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi POLDA Banten (Paket D). Pemberi tugas adalah Kepolisian Negara RI Daerah Banten Biro Logistik. Perjanjian kerja proyek SPN Mandalawangi itu bernomor SPP/06/VI/2006/PBN/ROLOG, ditandatangani 9 Juni 2006. Nilai proyek Rp3.553.306.000. Subkualifikasi pekerjaannya adalah pekerjaan perumahan tunggal dan koppel, termasuk perawatannya.

Mungkin ini lah akibat begitu kuat nya politik negoisasi dibandingkan dengan kekuatan potensi diri DALAM SEBUAH LEMBAGA YANG DIPUTUSKAN OLEH POLITIK..

semua akhirnya jatuh nya pada hubungan dan negoisasi..

bukan pada nilai potensi dan kecakapan pribadi seseorang…

tapi akhirnya semua terungkap,
dari ketidak dinamisan komando di lapangan pada kepolisian melalui kasus mesuji dan kasus bima NTB..akhirnya menempatkan posisi jenderal pol timur pradopo dalam posisi tak terdiam..

walau pun irjen pol nanan soekarna diangkat menjadi wakapolri, tapi tetap saja semua melihat pada TRUNOJOYO SATU..

AKHIRNYA POLISI ITU.

Mohon maaf bila artikel ini ada pihak-pihak yang tersinggung kami hanya memaparkan kejadian di dunia maya. Semoga kaleideskop kepolisian 2011 (polisi itu) ini bermanfaat.